Home / Sulsel

Sabtu, 16 Juli 2022 - 07:47 WIB

Bupati Barru Resmikan Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas

Bupati Barru H. SUARDI Saleh memberikan sambutan pada Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas Dan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting di Desa Lampoko, Jumat (15/07/2022).

Bupati Barru H. SUARDI Saleh memberikan sambutan pada Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas Dan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting di Desa Lampoko, Jumat (15/07/2022).

LINTASCELEBES.COM BARRU — Upaya dalam meningkatan Keluarga Pembangunan Nasional, merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan. Kekuatan pembangunan pada Elemen Nasional, Keluarga sebagai komunitas mikro dalam keluarga berkualitas sejahtera merupakan keutuhan masyarakat dan pondasi dasar bagi kekuatan keberlanjutan pembangunan.

Salah satu permasalahan yang menjadi fokus negara ini adalah tingginya prevalensi stunting anak balita khususnya di Kabupaten Barru.

Menangani hal itu, percepatan penurunan angka stunting terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Barru bersama Anggota DPR RI Komisi IX Drg. Hj. Hasnah Syam, Mars bersama BKKBN.

Upaya itu dibuktikan dengan dilakukannya Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas Dan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting yang dicanangkan oleh Bupati Barru H. Suardi Saleh di Desa Lampoko, Jumat (15/07/2022) kemarin.

Tidak hanya itu, Bupati Barru juga mencanangkan ‘Dashat’ (Dapur Sehat Atasi Stunting).

Bupati Barru pada kesempatan ini menjelaskan bahwa terbitnya Keputusan Presiden RI Nomor 3 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, maka penamaan dari Kampung Keluarga Berencana diubah menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.

“Saya berharap agar program ini menjadi binaan bagi seluruh OPD dan diharapkan masyarakat dapat menikmati manfaat program dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Nasdem Hj. Hasnah Syam berharap melalui ‘Dapur Sehat Atasi Stunting’ (Dashat) Kebutuhan Gizi Anak, Stunting, Bumil/Busui Dan Keluarga, Risiko Stunting bisa terpenuhi.

“Kita berharap melalui kegiatan KIE Oleh BKKBN bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyiapan pangan sehat dan bergizi berbasis Sumber Daya Local, serta meningkatkan Kesejahteraan Keluarga tentunya melalui keterlibatan masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sekedar diketahui, bahwa tahun 2022 ada 12 Desa/Kel yang dicanangkan menjadi Kampung Keluarga Berkualitas yaitu : Desa Cilellang, Desa Manuba, Desa Lasitae, Desa Pao-Pao, Desa Harapan, Desa Kading, Desa Siddo, Desa Ajakkang, Desa Anabanua, Kelurahan Sumpang Binangae, Desa Balusu dan Desa Lampoko.(Mahmud/Humas Barru)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Program 100 Hari Kerja: Pemkot Makassar Kucurkan Rp11,49 Miliar untuk Seragam Gratis

Sulsel

Kelompok Pengajian Nurul Huda Hadirkan Ustadz Hilman Fauzi di Mesjid Mangkoso

Sulsel

Kolaborasi Polres Wajo dan Komunitas Mahtan: Layanan Hapus Tato untuk Publik

Sulsel

Silaknas ICMI Dipusatkan di Makassar, Sulsel Provinsi Paling Kondusif Jelang Pemilu 2024

Sulsel

Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya Turun Langsung Cek Ruang Kerja hingga Ruang Tahanan di Hari Pertama Bertugas

Sulsel

Pj Sekda Firman Pagarra Launching Logo Makassar Fashion Week

Sulsel

Dinilai Berkinerja Baik, Sekretaris DPRD Wajo Sainal Hayat Diganjar Penghargaan

Olahraga

Ismail Calon Tunggal Ketua KONI Makassar, Sudirman TMS