Home / Wajo

Kamis, 12 Mei 2022 - 14:54 WIB

Pemkab Wajo Turunkan Tim Terpadu, Buru Pelaku Illegal Fishing di Perairan Danau Tempe

Pemkab Wajo Turunkan Tim Terpadu Buru Pelaku Illegal Fishing di Perairan Danau Tempe

Pemkab Wajo Turunkan Tim Terpadu Buru Pelaku Illegal Fishing di Perairan Danau Tempe

LINTASCELEBES.COM WAJO — Tim terpadu Kabupaten Wajo turun memantau kegiatan nelayan di perairan Danau Tempe. Ini sebagai langkah pengawasan sekaligus pencegahan praktik illegal fishing atau penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap yang tidak sesuai dengan peraturan.

Tim terpadu yang turun tergabung dari Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan Wajo, Polres Wajo, dan Dinas Perikanan Wajo. Giat berlangsung pada Selasa (10/5/2022) lalu.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengapresiasi langkah ini untuk mengawasi dan memantau langsung sekaligus sebagai upaya pencegahan praktik illegal fishing di perairan Danau Tempe. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua yang tergabung dalam tim terpadu,” kata Amran Mahmud, Kamis (12/5/2022).

Praktik illegal fishing juga menjadi keluhan warga saat safari Ramadan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo lalu. “Ini merupakan langkah cepat kita merespons aspirasi masyarakat yang kami terima saat safari Ramadan di Kecamatan Sabbangparu terkait maraknya praktik illegal fishing,” imbuh Amran Mahmud.

Amran Mahmud berharap ke depan pengawasan bukan hanya di perairan Danau Tempe tetapi juga di perairan lainnya. Selain itu, diharapkan peran serta masyarakat untuk bahu-membahu dengan pemerintah untuk memberantas praktik ilegal ini.

“Kami juga berharap kepada masyarakat agar bisa melaporkan kepada tim jika menemukan praktik illegal fishing. Karena untuk pengawasan dan pencegahannya ini dibutuhkan sinergitas dari semua pihak,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kerja Sama Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan Wajo, Uzitawan, mengungkapkan bahwa setelah pemantauan di Danau Tempe, pihaknya akan turun menyasar lokasi lain.

“Sesuai dengan petunjuk Bapak Bupati, kita tidak hanya akan melakukan pengawasan di danau. Nantinya kita akan turun ke Teluk Bone sepanjang perairan di Kecamatan Pitumpanua, Keera, Sajoanging, Takkalalla, dan Penrang,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Wajo, Nasfari, menuturkan praktik illegal fishing memang menjadi keresahan bagi nelayan pesisir Danau Tempe. Para oknum menggunakan alat tangkap yang bisa merusak ekosistem danau, seperti setrum aki yang berdampak kepada populasi ikan.

“Danau Tempe kita ini dihuni berbagai jenis ikan air tawar. Populasi melimpah. Karena itu perlu kita jaga dari sekarang. Apalagi masyarakat di pesisir Danau Tempe sebagai besar berprofesi sebagai nelayan. Kami bersama tim terpadu akan terus melakukan pengawasan,” bebernya. (Far)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Wajo

Ikut Andil Mengisi Kemerdekaan RI ke 76, Camat Tempe Apresiasi Wajo Onthel Community

Advertorial

Tertinggi untuk Kepala Daerah di Sulsel, Bupati Wajo Punya 27 Ribu Tagar di IG

Wajo

Dua Warga Dhuafa Desa Ugi Dapat Bantuan Listrik Gratis dari At-taubah Channel

Wajo

Camat Tempe: RS Hikmah Cipta Medika, Salah-satu Pilihan Masyarakat Peroleh Layanan Kesehatan

Wajo

Ke Kabupaten Wajo, Ini Titik Lokasi yang Akan Dikunjungi Presiden Jokowi

Wajo

Cegah Covid 19, Bank Sulselbar Cabang Sengkang Bantu Bio Security Box

Advertorial

Puluhan Profesor Hadir Di Wajo, Bupati Berharap Unhas Bisa Kembangkan Potensi Kabupaten Wajo

Sulsel

Kepedulian Satgas TMMD Ke-113 Kodim 1406/Wajo, Bangun Kamar Mandi dan WC yang Sehat