LINTASCELEBESCOM WAJO –- Di tengah hiruk-pikuk aktivitas perdagangan Pasar Sentral Sengkang, ada kepedulian yang terus tumbuh dan mengalir kepada mereka yang membutuhkan. Dari tangan para pedagang dan dermawan, sedekah dikumpulkan, kemudian disalurkan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim-piatu dan kaum dhuafa.
Kepedulian itu diwujudkan melalui kegiatan sosial Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang, Kabupaten Wajo. Sebanyak 700 anak yatim-piatu dan kaum dhuafa menerima santunan berupa uang tunai dan beras pada Senin, 7 November 2022.
Bagi sebagian orang, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi mereka yang menerima, uluran tangan itu memiliki arti yang jauh lebih besar. Ada harapan yang tumbuh, ada beban yang sedikit terangkat, dan ada senyum yang kembali menghiasi wajah mereka.
Penyaluran santunan ini melibatkan Koordinator Sumbangan Masjid At-Taubah, H. Nurdin, bersama Majelis Ta’lim Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang. Kegiatan tersebut juga didampingi Mediator Anak Yatim dan Dhuafa, Ustaz Muhammad Akbar Gunawan, serta mendapat pengawalan personel Kodim 1406/Wajo.
Di balik kegiatan tersebut, terdapat semangat gotong royong yang dibangun dari kepedulian para pedagang Pasar Sentral Sengkang dan para donatur. Mereka menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama, khususnya anak-anak yatim-piatu dan masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.
Koordinator Sumbangan Masjid At-Taubah, H. Nurdin, mengungkapkan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama yang terus dijaga melalui Masjid At-Taubah.
Menurutnya, keberadaan masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga para jamaah, pedagang Pasar Sentral, serta para dermawan yang selama ini menjadi donatur Masjid At-Taubah senantiasa dilancarkan usahanya. Semoga mereka juga dapat merasakan keberkahan melalui doa anak-anak yatim-piatu dan kaum dhuafa,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan sedekahnya untuk disalurkan melalui Masjid At-Taubah.
Apresiasi juga diberikan kepada Majelis Ta’lim Masjid At-Taubah yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Baginya, kepedulian sekecil apa pun akan memiliki arti besar apabila dilakukan bersama-sama.
Sementara itu, Mediator Anak Yatim dan Dhuafa, Ustaz Muhammad Akbar Gunawan, berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima.
“Walaupun bantuan yang diberikan belum sebesar harapan, setidaknya dapat menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi mereka. Semoga santunan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan dan sedikit meringankan beban anak-anak yatim serta kaum dhuafa,” ungkapnya.
Akbar juga berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, semangat berbagi diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi masyarakat lainnya untuk ikut peduli terhadap kondisi sesama.
Sebab, membantu sesama tidak selalu harus menunggu memiliki kelebihan harta. Kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana, dari keikhlasan menyisihkan sebagian rezeki, hingga kesediaan untuk hadir bagi mereka yang membutuhkan.
Dari Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang, pesan kemanusiaan itu terus disampaikan, bahwa keberkahan rezeki tidak hanya terletak pada seberapa banyak yang dimiliki, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.(+++)












