Home / Sulsel

Jumat, 1 April 2022 - 21:09 WIB

Bulan Ramadhan, PD Parkir Makassar Turunkan Puluhan Tim TRC dan Gabungan Mengawasi Jukir

Kabag Humas PD Parkir Makassar, Asrul didampingi Kabag Umum, Asraruddin M, Jumat (01/04/2022).

Kabag Humas PD Parkir Makassar, Asrul didampingi Kabag Umum, Asraruddin M, Jumat (01/04/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — PD Parkir Makassar Raya bakal menurunkan puluhan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim Gabungan untuk mengawasi para jukir yang bertugas pada titik kerjanya.

“Ada beberapa lokasi yang akan diawasi seperti Pasar dan Mall. Kami juga mengurai kemacetan disaat padat kendaraan pada waktu tertentu. Ada 70 karyawan siap terjun untuk mengawasi juru parkir (jukir),”ujar Humas PD Parkir Makassar, Asrul B didampingi Kabag Umum, Asraruddin M, Jumat (01/04/2022).

Menurut dia, Tim Gabungan Terpadu akan ditempatkan disejumlah titik seperti pasar dan masjid yang dinilai berpotensi meraih pendapatan.

“Petugas yang diturunkan bertugas untuk memantau jasa parkir yang diterapkan. Tarif insidentil yakni kendaraan roda dua Rp 3000. Roda empat Rp 5000,”tuturnya.

Diketahui petugas ini tergabung dalam tim terpadu bersama Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Makassar.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengantisipasi tidak terjadinya penumpukan kendaraan di titik padat lalulintas serta meminimalisir munculnya jukir-jukir liar dadakan pada saat Bulan Ramadan,”papar Asrul. (Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kabupaten Luwu Tandatangani NPHD Pilkada 2024, Disaksikan Pj Gubernur Bahtiar

Sulsel

Kunjungan Longwis Danny Pomanto Gunakan Ojol

Sulsel

Gubernur Sulsel Bersama Menteri Sosial Tinjau Longsor di Gowa

Sulsel

Wali Kota Makassar Optimis Manggala Menangkan Lomba Kelurahan Tingkat Regional Kemendagri

Sulsel

Pemkot Makassar dan Wahdah Islamiyah Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Anak

Sulsel

38 Pendaftar Baru Seleksi Calon Anggota Panwascam Ikuti Tes Tertulis

Sulsel

Gubernur Sulsel Lepas Jenazah Wabup Luwu Syukur Bijak

Advertorial

Pemkab Wajo Menggelar Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama