Home / Sulsel

Jumat, 19 November 2021 - 14:12 WIB

Entaskan Stunting, Pemkab Bahas Pengukuran dan Publikasi Data

Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib memberikan sambutan dan membuka Pertemuan publikasi hasil pengukuran data stunting, Jumat (19/11/2021).--tw--

Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib memberikan sambutan dan membuka Pertemuan publikasi hasil pengukuran data stunting, Jumat (19/11/2021).--tw--

LINTASCELEBES.COM SINJAI– Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai untuk mengentaskan stunting,  Salah satu intervensi penurunan stunting terintegrasi yang dilaksanakaadalah Aksi ke 7 yaitu pengukuran data dan publikasi stunting.

Pertemuan publikasi hasil pengukuran data stunting adalah upaya Pemkab Sinjai untuk memperoleh data prevalensi stunting terkini pada skala layanan Puskesmas, Kecamatan dan hingga Desa.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Wisaja Sanjaya, resmi dibuka oleh Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, Jumat (19/11/2021).

Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan, salah satu sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang Kesehatan 2020-2024 adalah meningkatnya status kesehatan dan gizi masyarakat dengan menurunkan prevalensi stunting, pada anak balita (anak umur dibawah 2 tahun) menjadi hanya 19 persen di tahun 2024.

Karena itu, kebijakan penanggulangan stunting antara lain diarahkan melalui strategi intervensi gizi sensitive dengan keterlibatan Intas sektor yang dilakukan dengan berbagai kegiatan pembangunan di luar sektor kesehatan separti penyediaan air bersih, sanitasi, pendidikan gizi, serta ketahanan pangan dan gizi.

Selanjutnya dilakukan pula dengan pendekatan strategi Intervensi Gizi Spesifik melalui peningkatan upaya perbaikan gizi masyarakat dengan pendekatan Continuum of Care yang dilakukan pada setiap siklus kehidupan terutama sejak 1000 hari pertama kehidupan.

“Dengan demikian kegiatan pembinaan gizi masyarakat bertujuan meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan gizi keluarga untuk meningkatkan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita yang dilakukan melalui kegiatan promotif, preventif dan kuratif,” kata Irwan.

Secara garis besar tujuan dari pengukuran dan publikasi stunting antara lain, pertama, mengetahui status gizi anak sesuai umur, sehingga dapat memantau kemajuan tumbuh kembang anak secara berkala.

“Pertemuan hari ini dimaksudkan untuk menyampaikan atau publikasi hasil pengukuran status gizi stunting di Sinjai sebagai bagian kegiatan dari 8 aksi konvergensi dalam rangka pencegahan stunting di Kabupaten Sinjai. Dan diharapkan menjadi sarana untuk sharing informasi untuk pencapaian indikator SDG di Sinjai,” kuncinya.

Pertemuan ini menghadirkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Provinsi Sulsel, H.Muh. Husni Thamrin sebagai narasumber.(tw-wan)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemda dan DPRD Barru Sepakati APBD Perubahan Tahun 2022

Sulsel

Kapolres Wajo Hadiri Rapat Paripurna HJW ke-627, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Sulsel

Di Hadapan 42 Panwascam, Saiful Jihad Tegaskan: Bawaslu Hadir Untuk Tegakkan Keadilan Pemilu

Sulsel

Munafri-Aliyah, Kompak Hadiri Pengukuhan PAW KORPRI Makassar

Sulsel

Suardi Saleh Tinjau Langsung Pencarian Nelayan Hilang

Sulsel

Pulihkan Mental Akibat Dampak Pandemi Covid 19, DWP Sinjai Gelar Seminar Kesehatan

Sulsel

Kadisperkim Makassar Lakukan Beberapa Langkah Agar Pengembang Serahkan PSU

Sulsel

Munafri Akan Launching Lima Kelurahan Sadar Kerukunan, Makassar Perkuat Indeks Toleransi