LINTASCELEBES.COM SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja BUMIL SIAGA: Edukasi dan Skrining Hipertensi untuk Ibu dan Bayi Sehat pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Pustu Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya deteksi dini hipertensi selama kehamilan serta mendorong kepatuhan dalam menjalani Antenatal Care (ANC).
Program ini terlaksana melalui kolaborasi dengan bidan desa dan kader kesehatan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi.
Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu penyebab utama komplikasi yang dapat membahayakan ibu maupun janin apabila tidak terdeteksi sejak dini. Oleh karena itu, skrining tekanan darah secara rutin dan pemeriksaan kehamilan berkala menjadi langkah penting dalam mencegah berbagai komplikasi.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja BUMIL SIAGA: Edukasi dan Skrining Hipertensi untuk Ibu dan Bayi Sehat pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Pustu Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap)
Program BUMIL SIAGA hadir sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil sekaligus mendorong perilaku pemeriksaan kehamilan secara teratur.
Penanggung jawab program, A. Muh. Ilham Ilyas, mahasiswa Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa edukasi yang dipadukan dengan skrining kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran ibu hamil dalam mengenali faktor risiko serta tanda bahaya selama kehamilan.
“Melalui program BUMIL SIAGA, kami berharap ibu hamil semakin memahami pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan Antenatal Care sebagai upaya mendeteksi berbagai masalah kehamilan sejak dini. Dengan demikian, risiko komplikasi pada ibu maupun bayi dapat diminimalkan,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan skrining hipertensi melalui pemeriksaan tekanan darah, dilanjutkan dengan penggalian faktor risiko kehamilan melalui wawancara singkat. Selanjutnya, peserta memperoleh edukasi mengenai bahaya hipertensi pada kehamilan, faktor risiko, tanda bahaya, langkah pencegahan, serta pentingnya Antenatal Care dalam memantau kesehatan ibu dan janin.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih baik.
Melalui program BUMIL SIAGA, diharapkan ibu hamil di Desa Teppo semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, rutin melakukan pemeriksaan ANC sesuai jadwal, serta mampu mengenali tanda bahaya yang memerlukan penanganan segera.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin, bidan desa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).(r)











