Home / Sulsel

Kamis, 18 November 2021 - 13:13 WIB

Pemkab Sinjai Akan Bentuk Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang

Rapat koordinasi lintas sektor terkait pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak  di Ruang Pimpinan Kantor Bupati Sinjai, Kamis (18/11/2021).--hms--

Rapat koordinasi lintas sektor terkait pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak di Ruang Pimpinan Kantor Bupati Sinjai, Kamis (18/11/2021).--hms--

LINTASCELEBES.COM SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sinjai ini dihadiri juga Kadis P3AP2KB menggelar rapat koordinasi lintas sektor terkait pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak di Ruang Pimpinan Kantor Bupati Sinjai, Kamis (18/11/2021).

Rakor yang dibuka oleh Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setdakab Sinjai A. Ilham Abubakar mengangkat tema “Mari Kita Bersama Mengakhiri Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sinjai”.

Kadis P3AP2KB Sinjai A. Tenri Rawe dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama antar lembaga dalam pelaksanaan rencana pembentukan gugus tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Sinjai.

Gugus tugas TPPO akan dibentuk dengan harapan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak serta korban perdagangan orang.

“Hari ini kita melakukan penguatan kepada seluruh stakeholder terkait termasuk kami undang Forkopimda untuk menyampaikan masukan dari sisi hukum dengan akan dibentuknya gugus TTPO,” jelasnya.

Selain itu kata Andi Tenri, dengan adanya gugus tugas ini juga akan melindungi pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sinjai yang bekerja di luar negeri.

Sekda Sinjai Ilham Abubakar dalam sambutannya saat membuka rakor tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabipaten Sinjai untuk mewujudkan komitmen dalam Pengarusutamaan Gender (PUG), perlindungan hak perempuan, perlindungan khusus anak serta penyediaan layanan kompherensif bagi perempuan korban kekerasan dan TPPO.

“Kegiatan ini tentunya kita laksanakan dalam upaya memperkuat koordinasi antara stakeholder untuk menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergitas dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tuturnya.

Rakor tersebut dihadiri perwakilan para Forkopimda, OPD terkait, para Camat serta beberapa unsur terkait lainnya. Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Direktur Pengembangan Program Instutute of Community Justice (ICJ) Makassar, Husmirah Husain.(wan-tw)

Editor: Moh. Supriyadi

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kodim 1406/Wajo Cek Kelengkapan Personel dan Materiil Guna Jaga Stabilitas Wilayah

Sulsel

Ini Alasan Pemkab Wajo Kenapa Sempat Mengundang Ustadz Firanda untuk Isi Tabligh Akbar

Advertorial

Bupati Andi Rosman Hadiri Pembukaan MQK di Ponpes As’adiyah Macanang Wajo, Gubernur Beri Bantuan Rp5 Miliar dan Janji Aerodrome

Sulsel

Makassar Bergerak, Wujudkan Kota Bersih dan Sehat Menuju Adipura

Sulsel

CISDI dan Pemkot Makassar Siap Berkolaborasi Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Sulsel

Munafri Turun Langsung Jemput Aspirasi FSPMI, Siap Fasilitasi Dialog Soal Kenaikan UMK 2026

Sulsel

Momentum HUT Sulsel ke-354, Danny Pomanto: Sulsel Masuki Era Baru Ditangan Pj Gubernur Bahtiar

Sulsel

Perkuat Keamanan Wilayah, Koramil 1406-10/Pitumpanua-Elemen Masyarakat Patroli Cipta Kondisi