Home / Advertorial / DPRD / Wajo

Jumat, 7 Februari 2020 - 08:50 WIB

Pansus III DPRD Wajo Sosialisasi Evaluasi Retribusi dan Mengidentifikasi Permasalahan Pedagang di Pasar Atapange

LINTASCELEBES.COM WAJO — Anggota DPRD Wajo yang tergabung dalam Pansus III DPRD Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mengunjungi pasar Atapange Kecamatan Majauleng, untuk sosialisasi adanya evaluasi retribusi pasar Kamis 6 Februari 2020.

Selain sosialisasi evaluasi retribusi pasar, Tim Pansus III DPRD Kabupaten Wajo yang dipimpin Asri jaya A. Latif ini juga melakukan pertemuan dengan para pedagang yang sebelumnya pernah datang di gedung DPRD Kabupaten Wajo untuk membawa aspirasinya.

Ketua Pansus III Asri Jaya A Latif, menuturkan bahwa, datang di pasar untuk bersosialisasi sekaligus mengindentifikasi satu persatu masalah yang dihadapi pedagang. Pasalnya masyarakat yang menyampaikan aspirasi lain semua masalahnya.

Selain itu kata Politisi Partai demokrat ini, juga meninjau bangunan baru yang ada di Pasar Atapange. “Bangunan baru yang ada di Pasar Atapange, bisa menjadi solusi dari permasalahan. Kami meminta kepada Dinas Pasar agar bekerja profesional dan jangan ada oknum bermain, yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku,” harap Asri Jaya A latif.

Dikatakan bahwa, Komisi II DPRD Wajo akan membuat agenda rapat dengan dinas pasar, terkait aspirasi para pedagang, dengan mengundang pedagang yang merasa korban, supaya permasalahan yang dihadapi jelas.

Tim Pansus yang hadir, Asri Jaya A Latif, H. Sudirman Meru, H. Ambo Mappasessu, Andi Witman Hamzah

Sebelumnya, tim Pansus III juga telah melakukan sosialisasi evaluasi retribusi di Pasar Siwa pada 4 Februari 2020 lalu.

Ketua Pansus III Asri Jaya A Latif mengungkapkan, Pansus III akan terus mengkaji dan mendalami masukan dari pelaku pasar yang pada prinsipnya penentuan tarif rasional dan berkeadilan dan tidak memberatkan pedagang dan disesuaikan pasar masing- masing. “Kita akan mengunjungi semua pasaruntuk mensosialisasikan evaluasoi reribusi pasar ini,” ujar Asri Jaya A Latif Selasa , 4 Februari 2020.

Senada, anggota Pansus III, H.Sudirman mengatakan, bahwa tanggapan dari masyarakat terkait nilai retribusi bervariasi. “Ada yang menyebutkan angka. Ada yang menyerahkan ke pemerintahpenentuan nilai retribusi berdasarkan kewajaran yang ada,” ujarnya.(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Wajo Mendorong Desa Lahirkan Inovasi

Advertorial

Pemkab Wajo Hadirkan Mushaf Al-Qur’an “Raksasa” di Masjid Agung Ummul Quraa

Wajo

DPRD-Pemkab Wajo Sepakat Tetapkan 3 Ranperda

Advertorial

Pembukaan Porprov Sulsel di Sinjai, Duo Amran Semangati Kontingen Wajo: Junjung Tinggi Sportivitas

Advertorial

Bupati Andi Rosman Terima Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPRD Provinsi, Sufriadi Arif, Ini Yang Dibahas

Wajo

Suardi Saleh Lantik 28 Kades se Kabupaten Barru
Bupati Wajo

Advertorial

Jadi Kabupaten Pencetak Penghafal Al-Qur’an, Wajo Bina 3.581 Santri di 40 Pondok Tahfidz

Advertorial

Balai DASHL Jeneberang Siap Bersinergi Wujudkan Danau Tempe Sebagai Ikon Kabupaten Wajo