Home / Advertorial / Sidrap

Sabtu, 15 Juni 2019 - 13:21 WIB

Wajo Dapat Bantuan 19 Truk Untuk Korban Banjir dari Kementan

LINTASCELEBES.COM MAROS — Kementerian Pertanian (Kementan) RI memberikan bantuan kepada korban banjir Sulsel.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan hari ini Sabtu 15 Juni 2019.

Dalam Kunjungannya, Andi Amran Sulaiman memyerahkan secara simbolis, bantuan buat korban banjir di Sulsel dan Sultra. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal), Jl Dr Ratulangi, Kecamatan Lau, Maros.

Amran Sulaiman mengatakan, bahwa bantuan tersebut berupa sembako, dan kebutuhan korban banjir lainnya.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE.

“Untuk Kabupaten Wajo ada 19 truck, dimana distribusinya akan dikawal langsung oleh kami bersama Dinas terkait berdasarkan data,” ungkap H. Amran, SE.

Sekadar diketahui, hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir, membuat sejumlah daerah di Sulsel terendam banjir.

Seperti banjir yang melanda Kabupaten Sidrap, Wajo, Soppeng, dan daerah lainnya. Bukan hanya Sulsel, banjir juga merendam pemukiman warga di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Doa Bersama Sambut Hari Jadi Wajo Ke-623, Amran Mahmud Harap Terus Lahir Generasi Qur’ani

Advertorial

Peresmian Pondok Tahfiz Ar Rauf, Kakan Kemenag Apresiasi Kepedulian Bupati Wajo

Advertorial

Dinas Perhuhungan Gelar Rakor Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Advertorial

Tertinggi untuk Kepala Daerah di Sulsel, Bupati Wajo Punya 27 Ribu Tagar di IG

Advertorial

Sutera Wajo Laris di Pameran dan Gelar Dagang Harganas Kalsel

Advertorial

Dekranasda Wajo Raih Predikat The Best dengan Lukisan Wajah Ukiran Kayu di Sulsel Craft Show

Advertorial

Festival Danau Tempe Bakal Digelar Meriah, Amran Mahmud: Ajang Perkenalkan Potensi Wisata dan Kebudayaan

Advertorial

Hadiri Rakernas Apkasi, Pj. Bupati Wajo: Presiden Minta Daerah Adaptif dan Berinovasi