Home / Birokrasi / Daerah / Pendidikan

Jumat, 10 Mei 2019 - 21:09 WIB

Putra Daerah Ini Harapkan Desa Barangmamase Dimekarkan

ILHAM

ILHAM

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemekaran Desa merupakan salah satu langkah percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Melalui pemekaran dinilai dapat meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.

Salah seorang putra daerah, Ilham berharap Desa Barangmamase, Kecamatan Sajoanging dapat dimekarkan menjadi dua desa. Pasalnya, ia melihat baik dari segi pembangunan infrastruktur masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan sejumlah desa yang ada di Kabupaten Wajo.

“Kami harap Desa Barangmamase dapat dimekarkan. Ini demi sebuah keselarasan dalam meningkatkan kemampuan pemerintah desa memperpendek rentang kendali, pengelolaan pembangunan dapat merata yang berpangkal terhadap kesejahteraan masyarakat,”ujar Ilham, pria kelahiran Dusun Bottotella, Desa Barangmamase itu.

Menurut Ilham, jika harapan itu nantinya tercapai salah satu pilihan alternatif yang dapat dijadikan satu desa pemekaran adalah Dusun Kulampu. Kata dia, harapan itu kemudian digantungkan untuk masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Wajo, H Amran Mahmud dan Haji Amran SE.

“Selaku putra daerah tentu ingin melihat kampung halaman, dimana tempat kita dilahirkan mengarungi masa kecil dapat lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” tambah Ilham, yang menyelesaikan pendidikan dasarnya di SDN 401 Kulampu saat ini berubah nama menjadi SDN 395 Barangmamase.

Lebih jauh, Dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UNIPRIMA Sengkang ini menjelaskan sebagai bahan pertimbangan untuk layak atau tidaknya dimekarkan, Desa Barangmamase merupakan Desa yang terletak di perbatasan paling utara di kecamatan Sajoanging berjarak 20 KM dari Ibukota Kecamatan, dan 47 KM dari Ibu Kota Kabupaten.

“Desa Barangmamase mempunyai luas wilayah 22,89 KM2. Pada tahun 2017 mempunyai jumlah penduduk sebanyak 3.159 jiwa yang tersebar di empat dusun, Dusun Garungkang sebanyak 1017 jiwa, Dusun Potongnge 556 jiwa, Dusun Bottotella 762 jiwa, dan Dusun Kulampu 824 jiwa,”ungkapnya

Lebih jauh, jurnalis Wajo ini mengatakan jika mata pencaharian masyarakat berbeda-beda. Hal tersebut lantaran wilayah Desa Barangmamase terdiri beberapa aspek kegiatan, baik itu sektor pertanian, perkebunan, Perikanan (tambak), nelayan, dan wiraswasta.

“Akses dari Dusun Kulampu menuju kantor Desa Barangmamase berjarak cukup jauh, belum lagi infrastruktur jalan yang rusak parah, dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk mungkin saja sudah bisa dikatakan layak untuk dimekarkan. Tujuannya, untuk mempermudah layanan birokrasi dan pemerataan pembangunan,”harapnya.(*)

Editor : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Raker Pokja PAUD 2025, Melinda Aksa Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Anak Makassar

Wajo

Wabup Wajo Buka Grand Final Ajang Pemilihan Duta Genre

Makassar

Laga Kandang Melawan Tira-Persikabo, PSM Makassar Amankan 3 Poin

Wajo

Penemuan Tengkorak yang Diduga Kepala Manusia di Wajo Gegerkan Warga

Pendidikan

Pangdam XIV Hasanuddin Menjadi Narasumber Peserta MPLS Didik Baru di SMAN 2 Makassar

Bone

Kecelakaan Mobil Vs Motor di Wajo, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Wajo

Toyota Kalla Cabang Sengkang Memperkenalkan Showroom Baru, Jawab Seluruh Kebutuhan Masyarakat Pengguna Kendaraan Toyota

Wajo

Pemkab Wajo Dampingi Kabinda Sulsel Tinjau Bendungan Paselloreng dan Gilireng