Home / Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Munafri-Aliyah Peringati United Nations Day Bersama Anak PAUD di Summarecon

Munafri - Aliyah menghadiri kegiatan United Nations Day bertajuk Hoppy Little Water Detectives yang diselenggarakan HOPLiN Preschool Makassar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center, Sabtu (24/10/2026)

Munafri - Aliyah menghadiri kegiatan United Nations Day bertajuk Hoppy Little Water Detectives yang diselenggarakan HOPLiN Preschool Makassar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center, Sabtu (24/10/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi pembentukan karakter dan perkembangan generasi masa depan.

Komitmen tersebut diwujudkannya melalui berbagai langkah penguatan sistem pendidikan PAUD, termasuk memperluas wawasan dan mendalami praktik baik dari sistem pendidikan negara lain.

Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan United Nations Day bertajuk Hoppy Little Water Detectives yang diselenggarakan HOPLiN Preschool Makassar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center, Sabtu (24/10/2026).

Munafri menekankan, pendidikan pada usia 0–5 tahun memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, PAUD perlu menyediakan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan kecerdasan sekaligus membentuk karakter anak sejak dini.

“Kita mengharapkan preschool dan pendidikan yang ada di tempat ini bisa memberikan ruang yang cukup dan bagus buat anak-anak kita dalam rangka tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, upaya penguatan PAUD juga menjadi bagian dari pengembangan inovasi pendidikan di Kota Makassar. Munafri bercerita, dirinya baru-baru ini mendapat kesempatan untuk memperkenalkan praktik pengembangan PAUD terintegrasi Makassar dalam sebuah forum internasional.

“Kemarin saya diberikan kesempatan oleh salah satu organisasi di bawah PBB untuk memperlihatkan bagaimana Makassar mengembangkan PAUD menjadi salah satu competence yang ada di Indonesia,” katanya.

Ke depan, lanjutnya, Pemkot Makassar berupaya memperkuat pengembangan PAUD melalui pendalaman strategi dan pertukaran praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

Munafri menyebut, Dinas Pendidikan Kota Makassar telah menyusun program pengembangan wawasan melalui diskusi mengenai kurikulum dan praktik pendidikan di Inggris. Langkah ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam mengembangkan sistem pendidikan PAUD yang sesuai dengan kebutuhan anak.

“Dinas Pendidikan akan membangun diskusi bagaimana mendidik anak-anak dengan baik,” ujarnya.

Menurut Munafri, peningkatan kualitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang perlu dipersiapkan sejak usia dini. Ia menggarisbawahi, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membekali anak dengan karakter dan kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Tidak sampai disitu, sejalan dengan tajuk acara mengangkat tema air dan kepedulian lingkungan dalam rangka peringatan United Nations Day, Munafri mengatakan edukasi anak usia dini soal lingkungan juga menjadi hal yang penting.

“Kondisi iklim hari ini membuat kita harus peduli dan memberikan pembelajaran bagaimana anak-anak ini bisa mengerti terhadap resiliensi dan perubahan iklim,” pungkasnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi lembaga pendidikan swasta, termasuk HOPLiN Preschool, dalam menyediakan pilihan layanan pendidikan bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dinilai penting untuk memperluas upaya peningkatan kualitas pendidikan di Makassar.

“Kami dengan keterbatasan fiskal, dengan kemampuan yang kami miliki untuk membangun dengan segala macam upaya yang kami miliki, tapi kita berharap kerja sama dari pihak swasta akan jauh lebih kuat lagi ketika kolaborasi ini bisa kita bangun secara bersama-sama,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan pentingnya pendidikan sejak usia dini dalam membentuk karakter dan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, pembelajaran yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan dapat membantu anak memahami pentingnya menjaga lingkungan, termasuk menggunakan air secara bijak.

“Pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang membangun kecerdasan, tetapi juga menanamkan karakter, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kegiatan seperti Hoppy Little Water Detectives ini, anak-anak dapat belajar mengenal pentingnya air bagi kehidupan serta memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya berharap nilai-nilai positif ini dapat tumbuh sejak dini sehingga anak-anak kita menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Aliyah.(Sir)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Wajo Gelar Rapat Paripurna Terkait Jawaban Bupati Terhadap Pemandangan Umum 6 Fraksi

Pendidikan

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Sejak Dini, Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Gelar Penyuluhan di Sekolah

Pendidikan

Tinjau Pembelajaran Smart School di Toraja, Gubernur Andi Sudirman: Kita Ingin Satu Standar se Sulsel

Pendidikan

Sekretaris Disdik Sulsel Terima Kunjungan Anggota Komisi I DPRD Luwu Utara

Pendidikan

BBPMP Sulsel-Disdikbud Wajo Gelar Refleksi dan Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Berbasis Penguatan Literasi dan Numerasi

Pendidikan

Lepas Mahasiswa Institut Lamaddukelleng, Bupati Wajo : Beri Contoh dan Kesan Positif Kepada Masyarakat

Pendidikan

Ambil Bagian pada Gelaran Pasar Murah dan Bazar, Bupati Mengapresiasi SLB Negeri 1 Wajo

Pendidikan

Tips Semangat Belajar di Bulan Puasa bagi Mahasiswa ala Ketua Diktilitbang Pengurus Pusat Muhammadiyah