LINTASCELEBES.COM WAJO — Pengurus Masjid At-taubah Pasar Sentral Sengkang kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam aksi kemanusiaan. Sebanyak 700 anak yatim dan kaum dhuafa di Bumi Lamaddukelleng menerima penyaluran santunan bulanan rutin pada Selasa (7/7/2026).
Aksi sosial ini telah memasuki tahun ke-16 secara berturut-turut. Dalam pelaksanaannya, pengurus masjid menggandeng Majelis Taklim Masjid At-taubah. Konsistensi panjang tersebut menjadi bukti kepedulian yang mendalam dari para pedagang Pasar Sentral Sengkang dan para donatur terhadap masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Wajo.
Penyaluran santunan yang berupa uang tunai dan beras ini dikawal langsung oleh personel Kodim 1406/Wajo demi memastikan ketertiban dan kelancaran di lokasi.
Proses penyerahan santunan dipimpin oleh Koordinator Sumbangan Masjid At-taubah, H. Nurdin, bersama perwakilan Majelis Taklim, serta didampingi oleh Mediator Anak Yatim dan Dhuafa, Ustad Muhammad Akbar Gunawan.
H. Nurdin mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terus mempercayakan sedekahnya untuk dikelola oleh pihak masjid.
“Semoga para jamaah, pedagang Pasar Sentral, serta para dermawan yang telah menjadi donatur Masjid At-taubah semakin dilancarkan usahanya, dan dapat merasakan keajaiban dari doa anak yatim-piatu serta dhuafa,” ucap H. Nurdin Hamid.
Sementara itu, Mediator Anak Yatim dan Dhuafa, Ustad Muhammad Akbar Gunawan, berharap bantuan berkala ini dapat meringankan beban hidup para penerima manfaat, terutama di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan saat ini.
“Walaupun yang diberikan tidak sebesar harapan, setidaknya dapat memberikan senyum bahagia kepada mereka di tengah situasi sulit seperti saat ini. Semoga dengan santunan tersebut mereka bisa terbantu,” ujar Ustad Akbar.
Pada kesempatan yang sama, Ustad Akbar Gunawan juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Majelis Taklim Masjid At-taubah yang berinisiatif mengambil peran besar dalam menyukseskan program sosial ini.
Akbar berharap aksi tersebut dapat terus menginspirasi dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat untuk saling membantu sesama.(Tim At-taubah Peduli)











