LINTASCELEBES.COM WAJO — Jajaran TNI dari Koramil 1406-03/Maniangpajo terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan merawat infrastruktur penting di wilayah pedesaan. Dipimpin langsung oleh Ws. Danramil Kapten Inf Zabir, personel Koramil bahu-membahu bersama warga menggelar Karya Bhakti pembersihan area jembatan gantung di Lingkungan Alausalo, Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Jumat (5/6/2026).
Aksi gotong royong ini menyasar pembersihan tumpukan sampah, pembabatan rumput liar, semak belukar, hingga pembersihan material sisa yang mengotori sekitar area jembatan gantung.
Pembersihan difokuskan pada tiang penyangga bagian bawah serta jalur masuk jembatan. Langkah ini diambil karena pertumbuhan tumbuhan liar dan penumpukan sampah di titik tersebut mulai mengganggu estetika serta berpotensi mengurangi kenyamanan dan keamanan warga yang melintas.
Ws. Danramil 1406-03/Maniangpajo, Kapten Inf Zabir, menjelaskan bahwa jembatan gantung ini merupakan urat nadi dan sarana penghubung antarwilayah yang sangat vital bagi aktivitas harian masyarakat setempat.
“Karya Bhakti ini adalah bentuk kepedulian nyata TNI terhadap pemeliharaan fasilitas umum. Lingkungan di sekitar jembatan yang bersih bukan hanya enak dipandang, tetapi yang paling utama adalah menjamin keamanan dan kenyamanan warga saat melintas,” ujar Kapten Inf Zabir di lokasi kegiatan.
Lebih dari sekadar aksi kebersihan fisik, Kapten Inf Zabir menambahkan bahwa momentum ini menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi serta membangkitkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Warga Lingkungan Alausalo menyambut baik dan tampak sangat antusias bekerja bersama para personel Koramil. Dengan membawa peralatan seadanya, kebersamaan yang terjalin erat sepanjang pagi hingga siang hari tersebut membuat pekerjaan pembersihan selesai lebih cepat.
Melalui aksi nyata ini, diharapkan kesadaran kolektif warga untuk merawat dan menjaga kebersihan fasilitas bersama dapat terus terjaga, sehingga masa pakai jembatan gantung Alausalo dapat bertahan lebih lama untuk menopang mobilitas dan perekonomian masyarakat Maniangpajo.(r)












