Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 2 Maret 2026 - 21:04 WIB

Sudah Tidak Relevan, DPRD Wajo Sepakat Hapus Perda Jasa Konstruksi Lama

Komisi III DPRD Kabupaten Wajo mengambil langkah berani dengan menyepakati pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Jasa Konstruksi. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja pembicaraan awal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul inisiatif di ruang rapat Komisi III, Senin (2/3/2026)

Komisi III DPRD Kabupaten Wajo mengambil langkah berani dengan menyepakati pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Jasa Konstruksi. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja pembicaraan awal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul inisiatif di ruang rapat Komisi III, Senin (2/3/2026)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Komisi III DPRD Kabupaten Wajo mengambil langkah berani dengan menyepakati pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Jasa Konstruksi. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja pembicaraan awal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul inisiatif di ruang rapat Komisi III, Senin (2/3/2026).

​Rapat tersebut dipimpin langsung ole

h Ketua Komisi III, Andi Bayuni Marzuki, didampingi Sekretaris Komisi Fery Saputra, serta dihadiri anggota komisi lainnya yakni Taqwa Gaffar, Andi Yusri, Sudirman Meru, dan H. Syamsuddin. Dari sisi eksekutif, hadir perwakilan Dinas PUPRP dan Bagian Hukum Setda Wajo.

​Ketua Komisi III, Andi Bayuni Marzuki, menegaskan bahwa evaluasi mendalam menunjukkan substansi Perda 2014 sudah tidak lagi relevan dengan dinamika regulasi nasional yang berlaku saat ini.

​“Kami dari Komisi III mencabut Perda lama. Sudah banyak ketentuan yang tidak lagi sinkron dengan aturan di atasnya. Perubahan norma sangat signifikan, di mana dari 24 bab yang ada, sedikitnya 13 bab mengalami perubahan substansi,” tegas Andi Bayuni.

​Senada dengan hal tersebut, Kabag Hukum Setda Wajo, Andi Elvira Fajarwati, menyebutkan bahwa mempertahankan aturan yang tidak selaras dengan hierarki perundang-undangan di atasnya berpotensi menimbulkan celah hukum di masa depan.

​Sebagai langkah konkret, Komisi III langsung membentuk tim perumus untuk menyusun Ranperda Jasa Konstruksi yang baru. Tim ini ditugaskan menyusun naskah akademik dan mendraf regulasi yang lebih implementatif.

​Langkah ini menegaskan komitmen Komisi III DPRD Wajo untuk memastikan sektor konstruksi memiliki payung hukum yang kuat dan adaptif. Dengan aturan yang baru, diharapkan iklim investasi dan pembangunan di Kabupaten Wajo dapat berjalan lebih sehat dan sesuai dengan standar nasional yang berlaku.(Humas)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kurangi Kemacetan, Dishub Kota Makassar Gelar Penertiban Secara Rutin

Sulsel

Sigap Atasi Kebakaran, Pemkot Makassar Hadirkan Damtor di 53 Titik Kelurahan

Sulsel

Munafri-Aliyah: Aspirasi Masyarakat dari Reses, Segera Ditindaklanjuti

Sulsel

Plt Camat Bontoala, Aswin Kartapati Harun Hadiri Peresmian Balla Barakka di Kelurahan Barayya

Sulsel

Pimpin Rakor Pemkot Makassar, Danny Pomanto: ASN/ Laskar Pelangi Rajin Akan Saya Promosi

Sulsel

Munafri Ajak Warga Makassar Jadikan Masjid Pusat Kegiatan Sosial dan Pendidikan Umat

Sulsel

Andi Rosman Hadiri Munas VI Apkasi, Dorong Sinergi Antar Daerah Untuk Percepatan Pembangunan

Sulsel

Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serahkan Paket Pangan Ramadan Untuk Dhuafa