Home / Sulsel

Senin, 2 Maret 2026 - 15:29 WIB

Aksi Tembak-tembakan “omega” Marak di Makassar, Wali Kota Minta Penindakan Tegas

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memberikan keterangan pers terkait maraknya aksi tembak tembakan omega di Makassar di Kantor Balaikota Makassar, Senin (2/3/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memberikan keterangan pers terkait maraknya aksi tembak tembakan omega di Makassar di Kantor Balaikota Makassar, Senin (2/3/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis “mega” yang berpeluru plastik hingga jeli kian marak terjadi selama bulan suci Ramadan di Makassar.

Permainan yang awalnya dianggap sekadar hiburan anak-anak tersebut kini menuai kekhawatiran karena dinilai berpotensi membahayakan warga dan mengganggu ketertiban umum.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, angkat bicara terkait persoalan tersebut, yang dinilainya tidak bisa dianggap sepele. Sehingga perlu ditindak tegas.

“Yaa, ini tidak boleh dibiarkan, permainan tembak-tembak tersebut harus ditangani secara serius oleh seluruh pihak,” jelas Munafri, kepada awka media di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (2/3/2026).

“Penaganan dan pengawasan bersama, mulai dari Pihak Kepolisian, pemerintah kecamatan hingga lingkungan keluarga RT/RW bertindak,” sambung Munafri.

Senjata “mega” umumnya merujuk pada seri mainan tembakan nerf mega yang populer, dirancang dengan peluru busa lebih besar untuk tembakan jarak jauh dan permainan aman bagi anak-anak.

Belakangan marak di Kota Makassar, fenomena ini umumnya melibatkan anak-anak di bawah umur hingga kalangan pelajar.

Mereka kerap terlihat melakukan aksi saling serang menggunakan senapan mainan malam hari saat bulan suci Ramadan usai salat tarawih.

Aksi mengganggu ketertiban Ramadan tersebut, berlangsung di jalan raya, bahkan dilakukan sambil berkendara sepeda motor.

Oleh sebab itu, Munafri menegaskan penggunaan senjata mainan sudah mengarah pada tindakan berlebihan.

Terlebih, sebagian anak menggunakan senapan mainan itu sambil berkendara dan menembak dari atas motor, yang sangat berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Persoalan ini tidak bisa dibiarkan. Semua pihak harus mampu mengatasi dan mengawasi. Jangan dianggap main-main, karena mengganggu ketertiban umum, suasana Ramadan,” tegas Munafri.

Appi menilai, meskipun hanya bersifat permainan, aksi tembak-tembakan dengan peluru plastik maupun jeli tetap memiliki potensi mencederai orang lain serta mengganggu ketertiban umum.

Jika dibiarkan, hal tersebut dapat memicu konflik maupun keresahan di tengah masyarakat.

“Jad, bukan cuma sekadar mainan. Kalau mencelakakan orang lain dan mengganggu ketertiban umum, tentu harus ada langkah tegas pihak kemanaan,” imbuh orang nomor satu Kota Makassar itu.

Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk tanpa gangguan aksi yang berpotensi membahayaka

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu, juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Ia berharap kolaborasi antara aparat keamanan dan jajaran Pemerintah Kota Makassar hingga tingkat RT dan RW di wilayah masing-masing dapat diperkuat guna melakukan pengawasan lebih intensif selama Ramadan.

Selain itu, orang tua diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari setelah salat tarawih.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak-anak terlibat dalam permainan yang berisiko tersebut,” demikian, penegasan dan imbauan Munafri. (Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Sekjend Kemendagri Puji Inovasi CCTV Pemkot Makassar, Wujud Danny Pomanto Antar Makassar Jadi Kota Pintar

Sulsel

New Traffic Management Bakal Diberlakukan, Kadishub Makassar Minta Dukungan Masyarakat

Sulsel

Tinjau Langsung Lokasi Banjir, Pj Bupati Wajo Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

Sulsel

Hujan Mulai Turun, Dirut Beni Iskandar Harap Agar Volume Air Baku Dapat Terus Bertambah

Sulsel

Besok, Melinda Aksa Resmi Dilantik Jadi Ketua TP PKK Makassar Masa Bakti 2025-2030

Sulsel

Bupati Adnan Sebut Hadirnya Layanan Rehabilitasi Lapas Narkotika Bantu Pulihkan Warga Binaan

Sulsel

Lantik 53 Pejabat Baru Pemkot Makassar, Danny Pomanto: Kerja yang Baik dan Jadilah Berlian Birokrasi

Sulsel

Bupati Barru Suardi Saleh Ramah Tamah dengan Menkes RI Budi Gunadi Sadikin