Home / Sulsel

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:29 WIB

Wali Kota Munafri Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Makassar melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid K.H. Bakri, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (24/02/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Makassar melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid K.H. Bakri, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (24/02/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —Memasuki hari keenam Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan. Kali ini Munafri bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Makassar melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid K.H. Bakri, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (24/02/2026).

Safari Ramadan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Makassar untuk tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga tempat bagi Munafri menyampaikan pesan-pesan penting kepada masyarakat selama bulan suci berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri secara khusus mengingatkan kondisi cuaca yang belakangan ini masih didominasi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.

Untuk itu, wali kota yang akrab disapa ‘Appi’ ini mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

“Saat ini curah hujan masih relatif sangat tinggi sehingga saya berharap untuk semua bisa mawas diri, menghindari dari kegiatan atau hal-hal yang bisa berakibat fatal datangnya bencana,” ujarnya.

Munafri menyoroti kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang dinilai sudah berusia tua dan rentan tumbang. Ia menjelaskan, banyak pohon yang akarnya terhimpit konstruksi beton di sekitarnya sehingga tidak lagi memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan mencengkeram tanah dengan kuat.

Akibatnya, lanjut Munafri, saat hujan deras disertai angin kencang, pohon tidak patah pada bagian batang, melainkan tercabut hingga ke akar.

“Beberapa kejadian pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya memang sudah tidak kuat menopang beban. Ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.

Untuk itu, Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta menghindari aktivitas di sekitar pohon besar saat cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Bagi Munafri, kewaspadaan terhadap potensi bencana adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kota Makassar.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Rektor UNM Karta Jayadi Pamer WTP, Laksus: Bukan Jaminan Bebas Korupsi

Sulsel

Bawaslu Wajo Tangani 9 Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas Kades, Aparat Desa dan ASN

Sulsel

Munafri Ajak Alumni Unismuh Hadirkan Solusi Nyata di Sektor Pendidikan Makassar

Sulsel

Danny Pomanto Resmikan Rumah Duka Yayasan Budi Luhur Makassar

Sulsel

Bersama Satgas Pangan, Pemprov Sulsel Cek Stok Bahan Pokok di Kawasan Pergudangan

Sulsel

Buka Workshop Dakwah Digital, Plt Kadis Kominfo Makassar Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Teknologi Bijak

Sulsel

Bentuk Tim Pemburu Aset, Pemkot Makassar-Kajari Tandatangani MoU

Sulsel

Wujudkan Lingkungan Belajar yang Sehat, Koramil 1406-01/Tempe dan SMAN 3 Wajo Gelar Aksi Bersih-Bersih