LINTASCELEBES.COM WAJO — Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan (Hanpangan) nasional terus diperkuat di tingkat kewilayahan. Hal ini dibuktikan oleh Babinsa Koramil 1406-03/Maniangpajo, Sertu Eko Yulianto, yang melaksanakan pendampingan langsung dalam proses panen padi sawah tadah hujan di Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan pendampingan ini dilakukan bersama para anggota Kelompok Tani (Poktani) setempat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk memastikan kelancaran aktivitas pertanian serta menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah binaan.
Dalam aksinya, Sertu Eko Yulianto tidak hanya memantau jalannya panen, tetapi juga terjun langsung membantu para petani. Ia memberikan motivasi kepada para petani agar tetap optimis dalam mengelola lahan pertanian mereka, meski sangat bergantung pada curah hujan (sistem tadah hujan).
”Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan tenaga agar para petani tetap semangat. Pengelolaan lahan tadah hujan memang memiliki tantangan tersendiri, namun dengan koordinasi yang baik, hasil panen tetap bisa dioptimalkan demi kesejahteraan keluarga petani,” ujar Sertu Eko Yulianto di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini selaras dengan program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Wajo yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan. Pendampingan Babinsa diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi petani dalam bekerja.
Selain membantu proses fisik pemanenan, kehadiran Babinsa juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara petani dan pihak terkait jika ditemukan kendala dalam distribusi maupun sarana prasarana pertanian di lapangan.
Melalui sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat tani ini, diharapkan hasil panen di Kelurahan Anabanua tahun ini dapat mencapai target maksimal, sehingga stabilitas pangan daerah tetap terjaga di tengah tantangan cuaca yang fluktuatif.(r)











