Home / Sulsel

Senin, 23 Februari 2026 - 15:06 WIB

Diduga Depresi Akibat Tekanan Ekonomi, Pria 27 Tahun di Wajo Nekat Akhiri Hidup

Warga Lingkungan Cappapadang, Kelurahan Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tewas tergantung di balok langit-langit samping rumah keluarganya pada Senin (23/2/2026) pagi

Warga Lingkungan Cappapadang, Kelurahan Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tewas tergantung di balok langit-langit samping rumah keluarganya pada Senin (23/2/2026) pagi

LINTASCELEBES.COM WAJO – Warga Lingkungan Cappapadang, Kelurahan Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tewas tergantung di balok langit-langit samping rumah keluarganya pada Senin (23/2/2026) pagi.

​Korban berinisial MYS (27), yang berprofesi sebagai wiraswasta, pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA oleh seorang petani setempat berinisial AS (44). Menurut keterangan saksi, ia melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat hendak keluar dari rumahnya.

​”Saya baru turun rumah pagi hari, lalu melihat korban sudah tergantung di samping rumah kakaknya,” ujar AS saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

​Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada keluarga korban dan pihak berwenang. Personel Polsek Penrang segera tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan pemasangan garis polisi guna menjaga situasi tetap kondusif.

Berdasarkan analisis awal di lapangan, korban diduga mengalami depresi berat akibat tekanan ekonomi yang tengah dihadapi. Kendati demikian, pihak kepolisian tetap berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan pemeriksaan fisik guna memastikan tidak adanya unsur kekerasan lain dalam kejadian ini.

​Kapolsek Penrang menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah prosedural, mulai dari olah TKP hingga monitoring lingkungan sekitar.

​”Kami telah mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait sambil menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Pentingnya Dukungan Keluarga

Menanggapi tragedi ini, pihak kepolisian memberikan imbauan keras kepada masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun tetangga sekitar.

​”Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi mental anggota keluarga, terlebih saat menghadapi tekanan hidup atau ekonomi. Deteksi dini dan dukungan emosional sangat penting guna mencegah kejadian serupa terjadi lagi,” tutup pernyataan resmi kepolisian.

​Saat ini, jenazah masih dalam penanganan medis dan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Menkumham Yasonna Laoly Resmikan 12 Kelurahan di Kota Makassar Jadi Desa/Kelurahan Sadar Hukum

Sulsel

Zainal Ibrahim Hadiri Musyawarah Cabang ke-1 Organda Angsuspel Makassar

Sulsel

Wali Kota Makassar Bacakan Puisi di MIWF 2025, “Pulang ke Dapur Ibu” Sentuh Hati Penonton

Sulsel

Masjid Al Ansar Nur Amelia Diresmikan, Munafri Arifuddin Sebut Harus Terbuka untuk Semua Kalangan

Sulsel

SPMB Masih Menyisakan 858 Siswa, Pemkot Siapkan Langkah Taktis dan Terpadu

Advertorial

Cegah Penyebaran Covid-19, Diskominfo Lakukan Penyemprotan Ion Disinfektan

Sulsel

Lepas 5.000an Peserta Jalan Santai PSBM, Danny: Ajang Pererat Silatuhrahim

Sulsel

Disperkim Kota Makassar Melakukan Monev DAK Integrasi Jalan Lingkungan dan Drainase