Home / Sulsel

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:19 WIB

Cegah Banjir: Pemkot Makassar Tata Kota, Bersihlan Lapak Liar dan Kontainer Besi Tua di Panaikang

Pemerintah Kecamatan Panakkukang melakukan penyisiran lapak liar yang berdiri di atas saluran drainase serta kontainer besi tua yang mengganggu estetika dan aktivitas masyarakat di Kelurahan Panaikang, Selasa (17/2/2026)

Pemerintah Kecamatan Panakkukang melakukan penyisiran lapak liar yang berdiri di atas saluran drainase serta kontainer besi tua yang mengganggu estetika dan aktivitas masyarakat di Kelurahan Panaikang, Selasa (17/2/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Dalam upaya meminimalisir dampak banjir sekaligus menata wajah kota, Pemerintah Kota Makassar terus melakukan penyisiran terhadap lapak liar yang berdiri di atas saluran drainase serta kontainer besi tua yang mengganggu estetika dan aktivitas masyarakat.

Langkah konkret kembali dilakukan Pemerintah Kecamatan Panakkukang di bawah koordinasi Camat Panakkukang, Syahril, padahal baru saja dilantik. Ia membuat gebrakan.

Tim kebersihan kecamatan melakukan pembersihan di wilayah Kelurahan Panaikang, termasuk penertiban satu unit kontainer besi tua yang telah puluhan tahun berada di pinggir Jalan Haji Kalla.

Kontainer tersebut dinilai mengganggu pengguna jalan serta menjadi keluhan warga sekitar karena selain merusak pemandangan, juga berpotensi menghambat aktivitas lalu lintas.

“Menjaga kebersihan lingkungan menjadi prioritas kami. Sehingga melakukan proses pengerjaan landasan untuk kontainer sampah di Kelurahan Panaikang,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

“Pemindahan kontainer yang sudah puluhan tahun berada di pinggir jalan ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” sambung Syahril.

Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Panakkukang juga menertibkan 15 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar di Jalan Adipura, Kelurahan Karuwisi Utara.

Upaya penertiban ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga fungsi drainase, mencegah potensi banjir, serta menghadirkan ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

Lapak-lapak tersebut diketahui telah berdiri kurang lebih 30 tahun dan menutup akses pejalan kaki.

Syahril menegaskan, sebelum dilakukan pembongkaran, pihak kecamatan telah memberikan peringatan secara persuasif dan administratif. Bahkan, surat teguran telah dilayangkan sebanyak tiga kali.

“Kami sudah mengingatkan berkali-kali secara lisan maupun administrasi. Namun karena tetap tidak diindahkan, penertiban terpaksa kami lakukan,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah Kota dan tim gabungan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Kecamatan Panakkukang tengah menyiapkan solusi relokasi bagi para pedagang, salah satunya dengan memantau lokasi di eks Terminal Toddopuli serta sejumlah wilayah pasar yang ada di Kecamatan Panakkukang.

“Pedagang ini sudah lama bermukim dan berjualan, bahkan puluhan tahun. Karena itu, penataan tetap kami lakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan solusi jangka panjang,” ungkapnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Malam Puncak Dies Natalis GMKI Makassar, Ketua Cabang : Kami Siap Menuju Kongres GMKI di Samarinda

Sulsel

Rapat Pleno TPKAD Semester 1 2022 Digelar di Desa Pancana

Sulsel

Tangis Danny Pomanto Pecah Saat Upacara Pelepasan Jenazah Almarhum Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri

Sulsel

Wali Kota Makassar Lepas 484 Da’i Wahdah Islamiyah ke 37 Provinsi

Sulsel

Pemprov Sulsel Harap Digitalisasi Penyiaran Penuhi Hak-hak Masyarakat

Sulsel

Operasi Pasar Murah di Pekan Pertama Ramadhan, Disdag Makassar Siapkan 1.000 Paket Sembako

Sulsel

Bapenda Makassar dan Bank Sulselbar Gandeng Shopee Bayar PBB

Sulsel

Ketua TP PKK Makassar Ungkap Sinergi TKSK dan Pemkot Kunci Sukses Penanganan Masalah Sosial