Home / Sulsel

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:49 WIB

Pemkot Makassar Gandeng Kampus, Benahi Alur Air di Kawasan Rawan Banjir

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan penanganan banjir di Kota Makassar dalam siaran pagi Jurnal Nusantara Kompas TV yang terhubung secara langsung dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (14/01/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan penanganan banjir di Kota Makassar dalam siaran pagi Jurnal Nusantara Kompas TV yang terhubung secara langsung dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (14/01/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar mulai menunjukkan tren penurunan dampak. Pemerintah Kota Makassar mencatat, dari tiga kecamatan yang selama ini menjadi langganan banjir, kali ini hanya satu wilayah yang sempat melakukan pengungsian, itupun dalam waktu singkat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, kondisi tersebut mencerminkan perbaikan dalam penanganan banjir, meski Kota Makassar masih berada dalam periode cuaca ekstrem.

Hal itu disampaikan Munafri dalam siaran pagi Jurnal Nusantara Kompas TV yang terhubung secara langsung dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (14/01/2026).

“Dari lima posko pengungsian yang sempat dibuka, saat ini tersisa dua posko dengan sekitar 50 kepala keluarga. Ini menandakan situasi sudah jauh lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Munafri.

Menurutnya, faktor banjir di Makassar tidak bisa dilepaskan dari kondisi geografis kota. Wilayah yang rawan genangan umumnya berada di daerah cekungan serta bantaran sungai, sehingga berpotensi menahan air saat curah hujan tinggi.

Kondisi tersebut diperparah oleh hujan ekstrem yang berdasarkan informasi BMKG diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Februari.

Meski demikian, Munafri menekankan bahwa penyebab warga mengungsi bukan semata akibat ketinggian air, melainkan karena terganggunya sistem sanitasi rumah tangga.

Terendamnya fasilitas toilet dan saluran limbah membuat sebagian warga harus meninggalkan rumah untuk sementara waktu.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Makassar tengah menyiapkan langkah-langkah teknis berbasis kajian. Kajian diarahkan pada perbaikan sistem aliran air agar tidak terjebak di kawasan permukiman rawan banjir.

“Kita melakukan kajian bersama sejumlah universitas dan berkoordinasi dengan balai yang menangani sungai di Makassar, untuk menentukan alur air yang tepat dan mengurangi genangan berulang,” jelasnya.

Di tengah kondisi cuaca ekstrem ini , Munafri juga meningkatkan status kesiapsiagaan. Ia menghimbau seluruh perangkat daerah terkait, mulai dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, hingga Dinas Sosial, disiagakan untuk merespons cepat potensi bencana, termasuk menyiapkan shelter, logistik, dan kebutuhan dasar warga.

Munafri turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak lanjutan cuaca ekstrem, seperti angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Pemerintah memastikan seluruh sumber daya siap digunakan jika terjadi kondisi darurat,” tegasnya.

Munafri berharap upaya pengendalian banjir melalui kajian ilmiah dapat segera menemukan jawaban dalam memperbaiki sistem drainase dan tata kelola air, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi titik rawan banjir tahunan.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serahkan Paket Pangan Ramadan Untuk Dhuafa

Sulsel

Jaga Estetika Kota, Pemkot Makassar Akan Tindak Tegas Usaha yang Pasang Poster di Pohon

Sulsel

Berkunjung di Desa Gunung Perak, A. Nurhilda Serahkan bantuan Paket Makanan Tambahan untuk Bayi Stunting dan Ibu Hamil

Sulsel

Terima Award Pariwisata, Kepala Dinkes Makassar Beri Selamat Wali Kota Danny

Sulsel

Munafri Bareng Wamendukbangga Tinjau Langsung SPPG dan Ibu Hamil Menyusui di Makassar

Sulsel

Mantan Ketua DPRD Wajo HA. Asriadi Mayang Wafat, Bupati Wajo Sampaikan Belasungkawa

Sulsel

Bupati Amran Mahmud Beri Semangat kepada Warga yang Jalani Wisata Covid 19 di RS Hikmah Citra Medika

Pendidikan

Makassar Dukung Program Pemetaan Karakter Genetik BrainEvo untuk Siswa SD-SMP