Home / Sulsel

Minggu, 1 Juni 2025 - 18:28 WIB

Wali Kota Munafri Tekankan Manfaat Mangrove untuk Lingkungan dan Ekonomi

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan penanaman mangrove di kawasan wisata mangrove Dermaga A, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (1/6/2025)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan penanaman mangrove di kawasan wisata mangrove Dermaga A, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (1/6/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan penanaman mangrove di kawasan wisata mangrove Dermaga A, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (1/6/2025).

Munafri, didampingi Sekda Zulkifly Nanda, jajaran SKPD, para Lurah dari Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea, serta kelompok pemerhati lingkungan.

Dalam keterangannya, Wali Kota Munafri menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Kehutanan dalam bentuk bantuan bibit mangrove.

“Hari ini kami di Untia melakukan penanaman mangrove untuk menambah tutupan hijau dan menjaga kelestarian lingkungan. Kita dapat bantuan dari Kementerian Kehutanan untuk mendukung program ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa manfaat penanaman mangrove tidak hanya dilihat dari sisi lingkungan semata, tetapi juga harus berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan potensi ekonomi masyarakat.

“Selain manfaat ekologis, ekosistem mangrove juga memberikan manfaat ekonomi karena menjadi tempat berkembang biota laut seperti udang dan ikan,” jelas Munafri.

Mangrove diketahui memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan ekosistem pesisir. Selain sebagai habitat berbagai jenis satwa, mangrove berfungsi sebagai penyerap karbon yang sangat efektif, pelindung garis pantai dari abrasi, serta penyeimbang suhu dan kualitas air laut.

Apalagi, Mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon hingga lima kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis lainnya. Ini menjadikannya salah satu senjata alam paling kuat dalam mengatasi krisis iklim.

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung agenda konservasi dan pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Makassar.

Appi mengapresiasi keterlibatan semua pihak. Ia menekankan bahwa konservasi mangrove adalah tanggung jawab bersama.

Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove dan menjadikannya bagian dari budaya hidup masyarakat pesisir di Makassar.

“Menjaga mangrove berarti menjaga masa depan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa melestarikan alam untuk anak cucu kita,” ungkapnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Hari Sumpah Pemuda 2023, Bupati Wajo Ajak Pemuda Kuasai Teknologi, Informasi dan Literasi Digital

Sulsel

Hardiknas 2026: Munafri-Aliyah Hadirkan Program Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan

Sulsel

Buka Kegiatan SMEP, Melinda Aksa Dorong Kinerja PKK Kecamatan Lebih Terukur dan Berdampak

Advertorial

Sertijab Bupati Wajo, DPRD Wajo Komitmen Bersinergi dengan Pemda Wujudkan Visi Pembangunan

Sulsel

Penantian Bertahun-Tahun, 1.746 PPPK Resmi Diangkat Jadi Pegawai di Pemkot Makassar

Sulsel

Wawali Makassar Bersama Ratusan Satgas Gelar Aksi Bersih-Bersih Pasar Pabaeng-Baeng

Sulsel

DPRD Wajo Gelar Diskusi Publik Penyusunan dan Pembahasan Ranperda Penataan Desa

Sulsel

Dinkes Makassar Gelar Kegiatan Review Program Imunisasi dan PD31