Home / Sulsel

Rabu, 4 Juni 2025 - 17:18 WIB

Pemkot Makassar Hadirkan Ketahanan Pangan dan Kemandirinya Ekonomi Lewat Urban Farming

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri program panen raya cabai rawit di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Biringkanaya Makassar, Rabu (4/6/2025)

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri program panen raya cabai rawit di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Biringkanaya Makassar, Rabu (4/6/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri, menyatakan komitmennya untuk mendorong ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat lewat urban farming.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan peternakan di lahan terbatas, terutama di kawasan perkotaan.

Hal itu, disampaikan Munafri, saat sambutan di kegiatan program panen raya cabai rawit di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Biringkanaya Makassar, Rabu (4/6/2025).

Pemkot Makassar saat ini, lagi menyusun program untuk pertanian lahan sempit di dalam perkotaan yang dikenal urban farming.

Menurut Appi, program ini merupakan inisiasi Dinas Pertanian dan mendapat dukungan serta melibatkan musisi dan penggiat urban Fadly Padi untuk kembangkan urban farming di Kota Makassar.

Pengembangan urban farming akan diintegrasikan dengan energi terbarukan. Penelitian transformatif ini dijalankan dalam kerangka sistemik.

“Selain sebagai musisi, juga sangat hobi bertani di lahan sempit. Bahkan di kediamannya di Jakarta, mereka menerapkan peternakan vertikal dan setiap minggu membagikan telur kepada tetangganya,” ungkap Munafri.

Ia menambahkan, program ini diharapkan bisa menumbuhkan kemandirian ekonomi di tengah komunitas-komunitas perkotaan.

“Kita harapkan ini bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih baik,” harapnya.

Ia merencanakan pengembangan proyek percontohan di tiga lokasi sebagai tahap awal.

Program ini juga akan diterapkan di berbagai instansi pemerintah, sekolah, dan kantor-kantor.

“Kita akan coba budidayakan tanaman, termasuk juga peternakan dan perikanan di ruang-ruang sempit. Ini harus kita maksimalkan dengan baik,” ujarnya.

Munafri menargetkan peluncuran resmi program ini dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan setelah tahap perencanaan selesai.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Pondok Pesantren Darul Aman Gombara atas dukungannya terhadap program ini.

“Selain sebagai tempat menimba ilmu, para santri juga diajarkan kegiatan wirausaha. Ini menjadi bekal penting bagi mereka saat kembali ke masyarakat,” tutupnya.

Diketahui, Pondok Pesantren Darul Aman Gombara Makassar menggelar panen raya cabai rawit sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi pesantren.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Buq’atun Mubarakah, H.M. Iqbal Djalil, Lc. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pesantren Gombara telah tumbuh sejak 1991 dan terus berkembang hingga kini.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Musrenbang Kecamatan Bontoala, Bahas Program Kerja prioritas

Sulsel

Perpaduan Phinisi dan Rumah Gadang, Bima Arya Sebut Booth Makassar Impresif

Sulsel

Camat Mamajang Hadiri Jumat Curhat Bersama Tripika dari Tiga Kecamatan

Sulsel

Pemkot Banjarmasin Akui Keberhasilan Makassar Atur Sampah Berkeadilan

Sulsel

Suardi Saleh dan Rektor Universitas Unitama Teken MoU

Sulsel

Keberuntungan 20 Februari, Ardi Susanto Menangkan Hadiah Utama Fun Bike HUT Barru ke-62

Sulsel

Loka Karya Mini Lintas Sektor Puskesmas Maccini Sombala Triwulan II

Advertorial

Hadiri Rakor, Amran Mahmud Komitmen Wujudkan Pemilu dan Pilkada 2024 Luber, Jurdil, Lancar, Aman dan Damai