Home / Sulsel

Selasa, 8 April 2025 - 20:19 WIB

Rakor Bersama OPD, Pemkot Siapkan Strategi Penanganan Sampah

Rapat Koordinasi Lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Balaikota, Selasa, 8 April 2025

Rapat Koordinasi Lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Balaikota, Selasa, 8 April 2025

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan pangkah strategi terkait penanganan sampah di Kota Makassar.

Salah satu solusi adalah instrumen “Insinerator” merupakan alat yang digunakan untuk membakar limbah dalam bentuk padat dan dioperasikan dengan memanfaatkan teknologi pembakaran pada suhu tertentu.

“Persoalan sampah di Kota Makassar telah mencapai titik darurat,” jelas Munafri, dalam Rapat Koordinasi Lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Balaikota, Selasa, 8 April 2025. Rakor dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham dan jajaran SKPD.

Appi sapaan akrab Munafri mengatakan bahwa Pemkot tengah menyiapkan solusi jangka pendek dan jangka panjang, salah satunya dengan menghadirkan insinerator untuk mempercepat proses pemilahan dan pengolahan sampah.

“Di Makassar ini kita butuh insinerator. Jika anggarannya bisa dialihkan, kita akan gunakan untuk memilah sampah, sehingga bisa memperlambat load ke TPA,” ujar Munafri.

Ia menargetkan langkah cepat dengan memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menyusun rancangan anggaran dan segera memasukkannya dalam perubahan anggaran agar bisa langsung dieksekusi.

Menurutnya, jika sampah rumah tangga dapat diproses secara efisien, volume sampah bisa dikurangi secara signifikan.

“Anggaplah jika 10 ton sampah rumah tangga diproses, bisa jadi hanya tersisa 1 ton,” jelasnya.

Munafri menegaskan pentingnya kolaborasi dengan para pelaku teknologi pengolahan sampah untuk mencari alternatif terbaik dalam mengatasi persoalan ini.

Ia juga mendorong percepatan edukasi dan praktik pemilahan sampah dari rumah tangga, antara sampah organik dan nonorganik.

“Kalau infrastrukturnya siap, pemilahan akan lebih mudah. Ini yang kita pikirkan. Apakah butuh UPTD sendiri? Sementara ini masih kita kaji,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Makassar berharap dapat segera keluar dari kondisi darurat sampah dan menuju sistem pengelolaan lingkungan kota yang lebih berkelanjutan.

“Anggaran diperuntukkan untuk motor listrik armada sampah tetapi kita memilih insinerator untuk kondisi yang lebih urgen saat ini,” ungkapnya.(Sir(

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Stunting, Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Gelar Edukasi BUNDA SIAGA di Desa Cilellang

Sulsel

Dishub Makassar Turunkan Personelnya Urai Kemacetan di Jalan Mallengkeri

Sulsel

Sekda Asahan Pimpin Tim Safari Ramadhan Kunjungi Desa Tanjung Asri

Sulsel

Pastikan Industri Tumbuh di Makassar, Wali Kota Munafri Fasilitasi Pelaksanaan Event

Sulsel

Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek yang Nekat Gelar Perpisahan Berbayar

Sulsel

RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar

Sulsel

Pemkot Makassar Berduka, Almarhum Andi Muh Yasir Dilepas dengan Penuh Penghormatan ke Peristirahatan Terakhir

Sulsel

Kominfo Makassar Cek Langsung Permasalahan Jaringan di Pulau Barrang Lompo dan Barrang Caddi