Home / Sulsel

Kamis, 8 Agustus 2024 - 20:38 WIB

Cakupan Kepesertaan JKN Capai 99%, Makassar Terima UHC Award 2024

Mewakili Wali Kota, Danny Pomanto, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2024 di Krakatau Grand Ballroom, TMII Jakarta Timur, Kamis (08/08/2024)

Mewakili Wali Kota, Danny Pomanto, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2024 di Krakatau Grand Ballroom, TMII Jakarta Timur, Kamis (08/08/2024)

LINTASCELEBES.COM JAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bawah kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto terus berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat.

Hal itu dibuktikan dari cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kota Makassar yang sudah mencapai 99,7%

Atas dasar upaya Pemkot Makassar yang terus mendukung program JKN-KIS, Kota Makassar mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2024.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi turut menghadiri Universal Health Coverage (UHC) Award 2024 di Krakatau Grand Ballroom, TMII-Jakarta Timur, Kamis (08/08/2024).

Ia didampingi Kepala Dinas Kesehatan Nursaidah Sirajuddin dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Andi Pangeran Nur Akbar.

Penghargaan ini dihadiri Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhajir Efendi.

“Alhamdulillah Makassar mendapatkan UHC Award 2024, ini suatu kesyukuran. Kepesertaan JKN kita sekarang sudah 99,7%, ini merupakan bentuk dukungan kita untuk menyukseskan program JKN,” kata Danny Pomanto.

Penghargaan ini, lanjut Danny Pomanto akan menjadi pemacu dan pemicu bagi pemerintah kota untuk terus memberi jaminan kesehatan kepada masyarakat.

Termasuk meningkatkan infrastruktur layanan kesehatan yang ada di Kota Makassar. Di mana Pemkot Makassar melalui program Home Care telah melayani lebih dari 5 ribu orang periode Januari-Juni 2024.

“Penghargaan ini tidak lepas dari kolaborasi yang terus kita jaga antara pemerintah kota dan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Nursaidah Sirajuddin mengatakan bahwa selain cakupan kepesertaan JKN Makassar yang sudah hampir mencapai 100%, jumlah peserta aktif juga perlu ditingkatkan.

“Kepesertaan aktif itu harus 80%, nah kita sudah 77%. Jadi sisa 3% lagi,” tuturnya.

Termasuk juga mengalokasikan anggaran untuk membayar premi Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang merupakan tanggungan pemerintah kota selama setahun penuh.

Di mana berdasarkan data, jumlah PBI di Kota Makassar tercatat sekitar 175 ribu orang.

Penghargaan merupakan bentuk dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan UHC dengan cakupan perlindungan kepesertaan program JKN minimal 95% dari jumlah penduduk.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Camat Ujung Tanah Terima Kunjungan Kepala DP3A Makassar Bahas PERMA Nomor 5 2019

Sulsel

Andi Rosman: Pancasila Harus Terus Dijunjung dan Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sulsel

Bakal Hadiri Puncak Peringatan HJW ke-624, Berikut Agenda Gubernur Sulsel di Kabupaten Wajo

Sulsel

Perluas Cakupan Layanan Pelanggan, PDAM Lakukan Survey Bangunan Non Pelanggan dan Real Demand

Sulsel

Dikeluhkan, Warga Deppasawi Minta Menara BTS Tower PT Protelindo Segera Dibongkar

Sulsel

Dihadapan 1.111 Peserta Porpamnas VIII, Pj Sekda Kenalkan Makassar Kota Makan Enak

Sulsel

Dirut BUMD Terpopuler di Pemberitaan Media Online, Beni Raih Penghargaan dari Humas Indonesia

Halo Polisi

Operasi Pekat 2025, Polres Wajo Tingkatkan Patroli dan Razia di Titik Rawan