Home / Sulsel

Selasa, 12 November 2024 - 19:26 WIB

Cegah Stunting, Puskesmas Kaluku Bodoa Terapkan Inovasi Pakasitau

Puskesmas Kaluku Bodoa menerapkan inovasi Pemberian Makanan Tambahan Penyuluhan untuk Sasaran Posyandu (Pakasitau)

Puskesmas Kaluku Bodoa menerapkan inovasi Pemberian Makanan Tambahan Penyuluhan untuk Sasaran Posyandu (Pakasitau)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Puskesmas Kaluku Bodoa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus berinovasi mewujudkan kesehatan masyarakat Kota Makassar. Puskesmas Kaluku Bodoa menerapkan inovasi Pemberian Makanan Tambahan Penyuluhan untuk Sasaran Posyandu (Pakasitau).

Pakasitau merupakan salah satu Inovasi dari Puskesmas Kaluku Bodoa yang diinisiasi oleh Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa dr. Rudy Lautan bersama Ahli Gizi Puskesmas Kaluku Bodoa Hj. Marwah, SKM. Inovasi ini mulai di terapkan di Posyandu Nusa Indah II Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo Kota Makassar.

Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr. Rudy Lautan mengatakan bahwa inovasi ini merupakan upaya petugas kesehatan khususnya menyangkut permasalahan gizi bersama kader posyandu dan masyarakat untuk mengedukasi dalam pemberian makanan tambahan khususnya bagi bayi balita dan ibu hamil.

“Agar dapat meningkatkan pertumbuhan, mencegah stunting, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan pengetahuan ibu serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya edukasi pemberian makanan tambahan,” Senin (12/11/2024).

Inovasi ini di dukung oleh Lintas Sektor terkait antara lain RT/RW setempat, Lurah Kaluku Bodoa A. Makkarumpa, SS, Camat Tallo Ramli Lallo, S.Pd., M.Si. serta CSR dari PT. Mura Kristal Sulawesi yang telah menyediakan gedung dan fasilitas pelayanan posyandu nusa indah II Kelurahan Kaluku Bodoa, dan turut serta mendukung kegiatan pemberian makanan tambahan penyuluhan untuk sasaran posyandu.

“Posyandu, sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, memiliki peran krusial dalam memastikan tumbuh kembang optimal anak-anak Indonesia,” ungkapnya.

Salah satu program penting yang dilaksanakan di posyandu adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) penyuluhan. PMT penyuluhan bukan hanya sekadar pemberian makanan, melainkan juga sebuah proses edukasi bagi para ibu tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak.

PMT penyuluhan adalah kegiatan pemberian makanan tambahan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bergizi, disertai dengan penyuluhan kepada para ibu tentang pentingnya memberikan makanan bergizi kepada anak.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan status gizi balita, mencegah stunting, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Manfaat PMT penyuluhan sangatlah besar, baik bagi balita maupun bagi keluarga. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain, meningkatkan pertumbuhan, makanan tambahan yang bergizi akan membantu balita mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jelang Idulfitri, Wali Kota Makassar dan Mendag Sidak Harga Komunitas di Pasar Terong

Sulsel

Pasca Jembatan Ambruk, Bupati Barru Kunjungi Warga Dusun Pesse

Sulsel

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Barru Menjadi 22 Orang

Sulsel

Kadis Kominfo Makassar Buka Pekan Raya Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINAM

Sulsel

Sigap Atasi Kebakaran, Pemkot Makassar Hadirkan Damtor di 53 Titik Kelurahan

Sulsel

Membuka Sosialisasi e-Berpadu, Fatmawati Rusdi: Wujudkan Peradilan Cepat dan Terukur

Sulsel

Munafri Minta RT/RW Pimpin Gerakan Pengelolaan Sampah dan Urban Farming

Advertorial

DPRD Wajo Tegaskan Komitmen Pengawasan: Tambang Harus Tertib Izin dan Jalankan Tanggung Jawab Lingkungan