Home / Sulsel

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:13 WIB

Tim TPCB Dinas Kesehatan Makassar Kaji Banding ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung

Tim TPCB Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar melaksanakan Kaji Banding ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Jumat (14/06/2024)

Tim TPCB Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar melaksanakan Kaji Banding ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Jumat (14/06/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Tim TPCB Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar melaksanakan Kaji Banding ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung yang dipimpin langsung Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. H. Ahmad Asyarie bersama Tim Dinkes Kota Makassar.

Rombongan Kaji Banding tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten bandung, dr. Hj. Yuli Irnawati Mosjasari, MM., bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Kantor Kesehatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/06/2024).

Dalam kegiatan Kaji Banding Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung melakukan sharing dan tukar pikiran mengenai Tim TPCB dan dilanjutkan studi lapangan ke Puskesmas Kopo sebagai Puskesmas unggulan percontohan akreditasi.

Sekretaris Dinkes Kota Makassar, dr. H. Ahmad Asyarie mengatakan kami minta pemaparan Kepala Dinas dan teman-teman Dinkes Kabupaten Bandung apa saja yang mereka lakukan di Tim TPCB. Jadi mereka sama dengan kami membagi 5 dapil.

Lanjut, dr. Ari sapaannya menjelaskan, kami juga Dinkes Kota Makassar membagi 5 dapil cuma jumlah Puskesmas Kabupaten Bandung ada 60 Puskesmas karena jumlah penduduknya banyak sedangkan Dinas Kesehatan Kota Makassar cuma 47 Puskesmas.

“Ada beberapa yang bisa kita adopsi dari hasil studi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, contoh program inovasinya, Kadis bisa memonitoring tiap dapil dalam satu tahun dan standar-standar penilaian Tim TPCB Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Setelah itu, kata Ari, kita turun langsung ke lapangan melihat salah satu puskesmas mereka yakni, puskesmas Poko sesuai dari hasil pemaparan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Kami lihat ada program monitoring SPM, monitoring akreditasi dan BLUD.

“Kami memilih kabupaten bandung karena ini merupakan arahan dari Kementerian kesehatan Tim TPCB sedangkan untuk Kota Semarang akan menyusul tahap berikutnya,” ungkapnya.

“Kami berharap apa yang diperoleh dari Dinas Kabupaten Bandung bisa diadopsi, dan apa yang kita perbuat di Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dinkes Kabupaten Bandung belum dilakukan, itulah yang kita sharing,” tutup Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Ahmad Asyarie.

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri Dorong Lahirnya Bibit Muda Sepak Bola Lewat Asnawi Mangkualam Cup 2025

Sulsel

RSUD Lamaddukelleng Terima Bantuan Alkes dari Kemenkes, Pj. Bupati: Pelayanan Harus Diperbaiki

Sulsel

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Kadisdag Makassar Ikuti Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri

Sulsel

Danny Pomanto Doa Bersama Seribu Pengurus Masjid Se – Kota Makassar

Sulsel

Polantas Polres Wajo Gelar “Polantas Menyapa”, Berikan Sarapan dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Sulsel

Bupati Talenrang Ajak Mahasiswa dan Pemuda Jaga Kondusivitas Kabupaten Gowa

Sulsel

Jelang Rakorsus, PDAM Siap Tampilkan Inovasi dan Program Unggulan “Bayar Langsung Nyambung”

Sulsel

Program Unggulan MULIA, Pemkot Hadirkan Makassar Berjasa