Home / Sulsel

Selasa, 30 April 2024 - 21:14 WIB

Indira Yusuf Ismail Dorong Penguatan Kapasitas Pendamping Sosial PKH Kota Makassar

Dinas Sosial Kota Makassar menggelar penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendamping sosial PKH, Selasa (30/04/2024).

Dinas Sosial Kota Makassar menggelar penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendamping sosial PKH, Selasa (30/04/2024).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) atau Tenaga Pendamping Sosial Program Harapan Keluarga (PKH) Kota Makassar.

Hal itu disampaikan Indira saat dirinya menjadi narasumber pada acara yang dihelat oleh Dinas Sosial Kota Makassar, Selasa (30/04/2024).

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Pangeran Nur Akbak, menjelaskan kegiatan ini dihelat sekali sebulan sebagai sarana monitoring dan evaluasi kinerja tenaga pendamping PKH.

Serta, sebagai wadah untuk menyampaikan pendapat dan informasi kegiatan yang telah dilaksanakan pendamping PKH.

Giat ini diikuti oleh seluruh tenaga pendamping PKH yang berjumlah 86 orang. Mereka terbagi ke 153 kelurahan dari total 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Dalam arahannya, Indira menyampaikan peningkatan wawasan tenaga pendamping sosial PKH sangat penting dalam mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Saya kira melalui pendamping PKH, tugas kita adalah membantu meweujudkan itu. Bagaimana kita turun ke lapangan, siapapun kita, tentu mau tingkatkan kesejahteraan di masyarakat,” kata Indira.

Indira juga mengingatkan, kendati Kota Makassar terus mencatatkan berbagai prestasi dari berbagai aspek. Tidak dapat dipungkiri masih banyak juga permasalahan sosial yang masih perlu dituntaskan.

Termasuk yang menjadi perhatian besar Indira sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar adalah hadirnya tenaga pendamping PKH yang profesional sehingga dapat menudukung prevalensi penurunan stunting.

“Target Kota Makassar adalah Zero stunting, tentu ini adalah PR kita juga sebagai pendamping,” ujarnya.

Lewat sosialisasi ini, Indira menekankan agar peserta yang hadir dapat memahami sebaik-baiknya peran dan tanggung jawab mereka.

Selain memberikan bantuan, pendampingan, dan pelatihan kepada keluarga penerima manfaat PKH. Mereka juga sebagai garda terdepan di Kelurahan, bersama pengurus TP PKK dan tenaga dinas-dinas terkait lainnya dalam memberikan dorongan bagi masyarakat miskin.

“Edukasi terhadap orang tua, makanan yang dikomsumsi dan apakah mereka yang sedang mengandung bisa dipastikan tidak melahirkan anak yang stunting pula. Jadi kita harus bisa menghayo-hayo agar mereka tidak malu bertanya,” jelas Indira.(*Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Diskominfo-SP Sulsel Raih Penghargaan Dari Inspektorat Sulsel

Sulsel

Logistik Surat Suara Pemilu Tiba, Bawaslu Wajo Lakukan Pengawasan Melekat

Sulsel

Wali Kota Danny Apresiasi Makassar Jadi Tuan Rumah Vennas AIHII Ke- XIII

Sulsel

Danny Pomanto Tinjau Fasilitas RS JEC Orbita Makassar

Sulsel

Munafri Fokuskan RKPD 2027 pada Empat Pilar: Akselerasi Infrastruktur hingga Digitalisasi Pelayanan

Sulsel

Ekspo REI 2024 di MaRi, PDAM Makassar Promo Cicilan Pemasangan Sambungan Baru

Sulsel

Wawali Fatmawati Rusdi Optimis Capai Target Penanganan Stunting, Data dan Monitoring Jadi Kunci

Politik

Bawaslu Pastikan Pilkada Wajo Tanpa Calon Perseorangan