Home / Sulsel

Jumat, 14 Juli 2023 - 22:07 WIB

50 Kota Ikut One-on-one Business Matching dengan Investor Asing di Forum Makassar Investment Apeksi 2023

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bawakan sambutan pada acara  MIF di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/07/2023).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bawakan sambutan pada acara MIF di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/07/2023).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Makassar Investment Forum (MIF) Apeksi 2023 berhasil mencatat 50 kota yang ikut dalam One-on-one Business Matching dengan investor asing.

Puluhan peserta yang tergabung dalam Rakernas Apeksi itu menyatakan kesanggupannya dalam One-on-one Business Matching dengan delegasi investor.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan sudah ada sekira 50 kota akan membuat business matching, artinya one-on-one meeting dengan para investor.

Hasil itu menandakan MIF kali benar-benar berhasil menggaet minat investasi di Indonesia, khususnya di Sulawesi dan Sulsel.

“Alhamdulillah ini sangat spektakuler sekali karena ada 50 kota yang sangat berminat dan menawarkan apa yang dibutuhkan untuk investasi kedepan,” kata Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto di sela-sela acara MIF, di Hotel Claro, Jumat, (14/07/2023).

Apalagi, Danny menyebut, jumlah investor asing ini bertambah dari tahun lalu yang mencatat 8 negara sementara sekarang 10 negara.

Dari sini, antusiasme peserta Apeksi yang hadir sangat luar biasa.

Selain para pemodal luar negeri, dia juga menyebut pihaknya mengundang pengusaha muda, Kadin se-sulsel hingga se-Sulawesi dan beragam pengusaha lainnya.

Sementara itu, Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik Kementerian Investasi/BKPM Saribua Siahaan mengatakan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh atas investasi.

Langkah itu seperti, jika ada investor yang ingin berinvestasi di Makassar maka pihaknya meyakinkan untuk membuat mudah izin investasi.

Sebagaimana ketika mengantongi Investment Project Ready to Offer (IPRO) dari pusat maka status proyek dinyatakan clean and clear dan dapat dipastikan minim permasalahan sehingga siap untuk ditawarkan ke para investor.

Nah, IPRO itulah, sebut dia, sebagai bukti untuk meyakinkan investor bahwa investasi itu terpercaya.

Meski, dia memberi catatan bahwa tiap investasi asing wajib berkolaborasi dengan masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah lokal.

Hal itu agar masyarakat setempat mendapatkan add value atau nilai tambah dan dampak positif dari investasi itu.

Business matching sendiri merupakan pertemuan bisnis yang terjadwal antara pelaku bisnis dengan, calon mitra distribusi, calon mitra supplier, calon mitra pendanaan dan juga calon mitra investor.

Aktivitas ini bersifat bisnis to bisnis (B2B), yang dalam implementasinya terjadi antara dua belah pihak yang memiliki pola dan latar belakang bisnis yang match alias mirip dan sama.

Business Matching juga diciptakan sebagai upaya mengelola berbagai risiko agar para investor atau delegasi mendapatkan pembeli yang potensial. Sehingga segala rencana dan tujuan yang telah dibuat dapat mencapai target sempurna.

Dalam agenda MIF ada beberapa item kegiatan di dalamnya. Seperti, Business and Investment Forum, One-on-one Business Matching, Mayor’s Project Expose dan Pinisi Sultan Project Expo dengan tema besarnya yakni Smart City, Investing The Future. (*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Ajak Karang Taruna Perkuat Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial

Sulsel

Kepala Dinas Kesehatan Makassar Hadiri Rapat Koordinasi Bahas Program JKN

Sulsel

Pemkab Sidrap Susun Roadmap Pengendalian Inflasi 2022-2024

Sulsel

Wali Kota Makassar Dorong Perda CSR untuk Dukung Jaminan Sosial Pekerja Rentan

Sulsel

Wali Kota Munafri Tegas: Semua Toilet Pasar Gratis, Tak Ada Lagi Pungutan!

Sulsel

Di Tengah Hujan, Appi Tinjau Jembatan Lapuk di Barombong, Pembangunan Segera Dikerjakan

Sulsel

Ditemani Ketua TP PKK, Munafri Bareng Dubes Palestina Jajaki Peluang Kerjasama

Sulsel

Dispora Makassar Gandeng Kohati Adakan Workshop Kewirausahaan