Home / Sulsel / Wajo

Kamis, 1 Desember 2022 - 18:12 WIB

Hanya Tiga Kepala Daerah di Sulsel, Bupati Wajo Terima Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Anggota DPRD Wajo, Elfrianto, dan Ketua Karang Taruna Wajo, Abd. Rahim, bersama pengurus lainnya. menerima penghargaan Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha yang diserahkan oleh   Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Didik Mukrianto di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (30/11/2022).

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Anggota DPRD Wajo, Elfrianto, dan Ketua Karang Taruna Wajo, Abd. Rahim, bersama pengurus lainnya. menerima penghargaan Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha yang diserahkan oleh Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Didik Mukrianto di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (30/11/2022).

LINTASCELEBES.COM WAJO — Koleksi lemari penghargaan pribadi untuk Bupati Wajo, Amran Mahmud, kembali bertambah. Teranyar, sosok nomor satu di Kota Sutera itu mendapat pengakuan dari Pengurus Nasional Karang Taruna berupa penghargaan Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha 2022.

Amran meraih penghargaan itu dalam rangka Bulan Bakti Nasional Karang Taruna 2022 yang digelar diselenggarakan Pengurus Nasional Karang Taruna di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (30/11/2022).

Amran datang langsung menerima penghargaan tersebut didampingi Anggota DPRD Wajo, Elfrianto, dan Ketua Karang Taruna Wajo, Abd. Rahim, bersama pengurus lainnya. Penghargaan diserahkan Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Didik Mukrianto.

Satya Lencana Aditya Karya Mahatva Yodha adalah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat kepada kepala daerah yang dianggap telah peduli terhadap perkembangan dan kemajuan Karang Taruna di daerahnya.

Termasuk, karya bakti dan pengabdian sosial yang telah dilakukan dengan berkolaborasi dengan Karang Taruna dalam mewujudkan kesejahteraan sosial di kalangan generasi muda.

Amran mengatakan, penghargaan yang diterimanya ini merupakan bentuk keberhasilan para pemuda yang tergabung dalam kepengurusan Karang Taruna di Wajo dalam mengimplementasikan tugas dan fungsi serta peran dalam mendukung pembangunan daerah.

“Penghargaan ini saya berikan untuk seluruh Karang Taruna dan pemuda di Kabupaten Wajo. Penghargaan ini tidak akan saya dapatkan tanpa kerja sama dari semua pihak, terutama Karang Taruna Wajo,” kata kepala daerah bergelar doktor ini.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna sangat penting. Apalagi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, peran mereka sangat besar terhadap kemajuan daerah.

“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Karang Taruna Wajo atas kebersamaan dan kolaborasinya selama ini. Kita berharap sinergitas ini akan terus terjalin dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara, Ketua Karang Taruna Wajo, Abd. Rahim, membenarkan penghargaan diberikan kepada Bupati Wajo atas kepeduliannya dengan perkembangan Karang Taruna di Wajo. Apalagi banyak kegiatan Pemkab Wajo yang disinergikan dengan Karang Taruna Wajo.

“Untuk membantu program pemerintah, Karang Taruna Kabupaten Wajo mendapatkan bantuan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) sebesar Rp500 juta kepada UMKM tahun 2021 serta dukungan lainnya. Bapak Bupati juga melibatkan Karang Taruna pada program bantuan listrik gratis. Mulai pendataan, pemasangan, hingga pengawasan, serta berbagai kegiatan sosial,” ungkap Rahim.

Kesemuanya itu terdokumentasi dan dilaporkan ke Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang kemudian merekomendasikan Bupati Wajo sebagai penerima Aditya Karya Mahatva Yodha 2022.

Rahim menegaskan, Karang Taruna Wajo siap bersinergi dengan Pemkab Wajo untuk membantu kegiatan sosial dalam rangka mewujudkan program pemerintah dan menyejahterakan masyarakat.

“Terima kasih kami haturkan kepada Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memercayakan dan merekomendasikan Kabupaten Wajo sebagai penerima penghargaan ini,” tuturnya.

Diketahui, Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha 2022 ini diberikan kepada 32 tokoh dan kepala daerah di Indonesia.

Untuk Sulsel hanya tiga kabupaten yang meraih anugerah ini. Selain Amran, ada Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, dan Bupati Maros, Chaidir Syam.(Far-Res)

Editor: S.Menroja

Share :

Baca Juga

Wajo

Bupati Wajo Tandatanagni Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2022

Wajo

Awal Syaban 1443 H, Masjid At-taubah Kembali Santuni Ratusan Anak Yatim, Dhuafa dan Penghafal Alqur’an

Sulsel

Disperkim Kota Makasssar Terima Kunjungan Dinas Perumahan Kabupaten Berau

Wajo

Komitmen Tangkal Radikalisme, GP Ansor Wajo Gelar Workshop

Pendidikan

Di Hadapan para Alumni, Bupati Wajo Serukan SMA Negeri 3 Sengkang Jadi Sekolah Entrepreneur

Sulsel

Pemkot Makassar Gandeng Kampus, Benahi Alur Air di Kawasan Rawan Banjir

Sulsel

Anggota DPRD Makassar Azis Namu Terima Aspirasi Warga Borong Raya

Sulsel

Camat Rappocini dan Lurah Minasa Upa Dampingi dr. Udin Malik Ngopi Pagi Bersama di Longwis