Home / Sulsel

Jumat, 21 Oktober 2022 - 08:16 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di PDAM Makassar Berlangsung Khidmat

Karyawan PDAM Makassar mendengarkan Tauziah Ustadz, Muh. Nur Maulana pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1444 Hijriah di Aula Tirta Dharma PDAM Makassar Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 3, Kamis (20/10/2022) kemarin.

Karyawan PDAM Makassar mendengarkan Tauziah Ustadz, Muh. Nur Maulana pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1444 Hijriah di Aula Tirta Dharma PDAM Makassar Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 3, Kamis (20/10/2022) kemarin.

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Maulid Nabi Muhammad SAW, merupakan Syiar dakwah yang diperingati setiap tahun oleh umat Islam sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi.

Hal ini disampaikan oleh Ustaz kondang, Muh. Nur Maulana saat membawakan Tauziah pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Tahun 1444 Hijriah, di Aula Tirta Dharma PDAM Makassar Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 3, Kamis (20/10/2022) kemarin.

Acara yang mengusung tema “Nabi Muhammad SAW sang revolusioner Islam, tegas pada kemungkaran, Istiqamah dalam kebenaran” ini diikuti seluruh jajaran Direksi, Dewan Pengawas dan Karyawan Perumda Air Minum Kota Makassar dengan khidmat.

Dalam kesempatan ini, Ustaz Maulana mengajak kepada seluruh pimpinan dan karyawan Perumda Air Minum Kota Makassar agar merefleksikan sifat-sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW,” ucap Ustaz yang dikenal humoris ini.

Ustaz Maulana juga menyampaikan kepada seluruh karyawan yang hadir untuk selalu mengingat sejarah perjuangan Nabi dalam Melakukan Syiar dan menyebarkan Agama Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin.

Tidak hanya itu, Ia juga mengingatkan agar apa yang telah diajarkan Nabi untuk dilaksanakan dengan baik diantaranya berperilaku sopan, santun dan dapat dipercaya.Tidak susahji yang penting mauki, betul, betul, betul disambut riuh jemaah yang hadir.

“Ingat ajarannya Nabi. Ajarannya Nabi tidak terlalu susah. Tiga kali Nabi menyebut nama ummatnya sebelum beliau wafat, itu artinya saking cintanya Rasulullah kepada kita semua, maka sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW, mari kita teladani akhlak dan melaksanakan semua Sunnah yang beliau amanahkan kepada kita. Ummatii, Ummatii, Ummati, ini kata terakhit yang keluar dari mulut Rasulullah, Subhanallah Yaa Allah, alangkah cintanya beliau kepada kita,” tutur Ustadz Maulana.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan sosok revolusioner yang patut untuk diteladani.

Beni menambahkan, aktualisasi akhlak Nabi tidak hanya pada peringatan Maulid, akan tetapi harus diterapkan disetiap langkah dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap pada peringatan Maulid Nabi tahun ini bisa menjadikan kami untuk mawas diri agar selalu jujur dan berlaku adil dalam menjalani pekerjaan dan mengabdikan diri pada Perusahaan ini,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga diadakan lomba hias Ka’do’ Minnyak’ yang diikuti seluruh Bagian dan Kantor Wilayah Pelayanan se Perumda Air Minum Kota Makassar.

Di akhir acara, Ustaz Maulana mengumumkan pemenang lomba tersebut. Untuk juara satu dimenangkan oleh Kantor Wilayah 4, juara dua Kantor Wilayah 1, dan juara tiga Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA).(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Dispora Makassar Fasilitas Sport Center Mini Salurkan Bakat dan Minat Pemuda

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Upacara Sertijab Kepala Dinas Pemadam Kebakaran

Sulsel

Bawaslu Teruskan Dugaan Pelanggaran Netralitas Oknum Guru SMP di Maniangpajo Ke BKN

Sulsel

Pemerintah Kelurahan Bontoala Lakukan Pengerukan Drainase di Jalan Sembilan

Sulsel

Wali Kota Makassar Tutup Turnamen Padel Cup 2025 Bersama Kepala BKN dan Wakil Wali Kota

Sulsel

Dinas Kesehatan Makassar Gelar Workshop Pemahaman Akreditasi Puskesmas

Sulsel

Peresmian Green SM, Kadishub: Makassar Siap Menyongsong Transportasi Modern

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Nonton Bareng Film Penantian Buah Hati Bersama Ketua TP PKK Makassar