Home / Advertorial / Wajo

Rabu, 26 Oktober 2022 - 09:16 WIB

Buah Perjuangan di Pusat, Pemkab Wajo Dapat Bantuan Atensi Lansia dari Kemensos

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo di bawah nakhoda Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud-Amran, terus berupaya memberikan perhatian dan kepedulian kepada seluruh warganya, tidak terkecuali kepada mereka yang lanjut usia (lansia).

Program pemerintah kabupaten yang diselaraskan dengan pusat serta komunikasi intens dengan pemangku kebijakan terkait pun berbuah hasil. Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial serta Ditjen Rehabilitasi Sosial Lansia memberikan bantuan untuk Wajo melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Lansia.

“Alhamdulillah upaya maksimal dari Bapak Bupati mendapatkan respons positif dari Kemensos RI sehingga Kabupaten Wajo mendapatkan jatah untuk program ini,” kata Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KBP3A) Wajo, Ahmad Jahran,
usai menyalurkan bantuan program Atensi Lansia di Kelurahan Maddukkelleng dan Laelo, Kecamatan Tempe, Selasa (25/10/2022).

Sesuai namanya, program Atensi Lansia hadir untuk memastikan hak-hak lansia terpenuhi. Yakni, dukungan pemenuhan hidup layak; dukungan keluarga; terapi (fisik, psikososial, dan terapi mental spiritual); pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan; bantuan sosial dan asistensi sosial; serta dukungan aksesibilitas.

Jahran mengungkapkan, tahap pertama Wajo mendapatkan kuota bantuan untuk 200 orang lansia. “Untuk Kelurahan Maddukkelleng mendapatkan jatah 44 orang dan Kelurahan Laelo 52 orang yang diserahkan hari ini. Sebagian diserahkan di kantor kelurahan dan sebagian diantarkan ke rumah lansia dikarenakan tidak mampu datang sendiri di kantor kelurahan,” beber mantan Camat Belawa ini.

Sementara, untuk Desa Abbanuangnge, Kecamatan Pammana 14 orang, Kecamatan Gilireng 46 orang, Kelurahan Padduppa Kecamatan Tempe 13 orang. Adapun Kelurahan Cempalagi, Kecamatan Tempe 31 orang, telah diserahkan pada Senin (24/10/2022) kemarin.

Jahran mengaku pelaksanaan kegiatan ini terbilang cepat berkat dukungan dan respons cepat dari tim Kemensos RI. Selain itu, dibantu petugas dari aparat desa/kelurahan, kepala dusun/kepala lingkungan, ketua RT/RW, dan pilar-pilar sosial lainnya, termasuk pendampingan dari Dinsos P2KBP3A.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo menyampaikan terima kasih kepada Menteri Sosial, Ibu Tri Rismaharini, bersama seluruh jajaran yang senantiasa memberikan perhatian bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo. Juga kepada teman-teman yang telah berpartisipasi dan bekerja ikhlas di dalamnya, terutama untuk pendataan dan asesmen,” ucap Jahran.

Sementara, Lurah Laelo, Masniati, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih ke Kemensos serta seluruh pihak yang telah menyukseskan sehingga program ini bisa dilakukan di wilayah kelurahannya.

“Kami sampaikan terima kasih secara khusus kepada Bapak Bupati dan jajaran Dinsos P2KBP3A atas perjuangannya sehingga bantuan ini bisa dirasakan oleh masyarakat kami,” tutur Masniati.

Setelah penyerahan di Kecamatan Tempe, tim Dinsos P2KBP3A Wajo akan melanjutkan penyerahan ke Kecamatan Gilireng dan kecamatan lainnya. Sebagai informasi, saat ini tengah dilakukan asesmen dan pendataan untuk bantuan permakanan kepada lansia dengan kartu keluarga tunggal berumur 80 tahun ke atas.(Far-Res)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pimpinan DPRD Hadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Wajo

Advertorial

Penyesuaian Jadwal Perayaan HJW ke-624, Bupati Wajo: Insya Allah Setelah Lebaran Idul Fitri

Advertorial

Daulat Dr Boyke Jadi Narasumber, Amran Mahmud Apresiasi Pelaksanaan Seminar Kesehatan Nasional PC IAI Wajo

Advertorial

Wajo Promosi Potensi Wajo Lewat Gelaran MotoGP Mandalika

Wajo

Mudahkan Layanan Masyarakat, Bupati Wajo Apresiasi Aplikasi Sutera PA Sengkang

Advertorial

Kerja Nyata Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Wajo Launching Program BPJS Gratis

Pendidikan

Wajo Mulai PTM 6 September, Dilaksanakan Terbatas dan Prokes Ketat

Advertorial

AMIWB Datangi DPRD Wajo Apirasikan Sejumlah Kondisi Pasar Rakyat yang Memprihatinkan