Home / Sulsel

Kamis, 22 September 2022 - 18:29 WIB

Prof Muhammad: Jangan Terima Uangnya, Laporkan Orangnya

Prof Muhammad hadir sebagai narasumber pada acara sosialisasi desa sadar pengawasan partisipatif Bawaslu Kabupaten Wajo, Rabu (21/9/2022)

Prof Muhammad hadir sebagai narasumber pada acara sosialisasi desa sadar pengawasan partisipatif Bawaslu Kabupaten Wajo, Rabu (21/9/2022)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Prof Muhammad hadir sebagai narasumber pada acara sosialisasi desa sadar pengawasan partisipatif Bawaslu Kabupaten Wajo, Rabu (21/9/2022)

Mantan Ketua Bawaslu RI yang juga baru-baru ini menyelesaikan masa kerjanya sebagai Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengajak warga Desa Tosora untuk turut membantu tugas Bawaslu Kabupaten Wajo

“Pasukan Bawaslu Wajo terbatas untuk mengawasi kurang lebih tiga ratus ribu pemilih. Kita harus pandai-pandai membantu Bawaslu di pemilu yang akan datang,” ujarnya saat menyampaikan materi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat selalu jadi korban oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Negara ini luar biasa kayanya, tapi kalau dikelola oleh orang yang tidak tepat maka korbannya kembali ke masyarakat,” sambungnya

Sambil menyapa peserta yang berkumpul di Masjid Tua Desa Tosora, Prof Muhammad memberikan tips untuk pemilu mendatang.

“Jangan terima uangnya, laporkan orangnya,” tutupnya.(S.Menroja)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pj Gubernur Bahtiar Ikut Annyorong Lopi Bersama Warga Bontobahari

Sulsel

Paparkan F8 Makassar, Danny Pomanto: Tahun Ini Ada Live Pembangunan Kapal Pinisi dan Rumah Adat

Sulsel

Jadi Percontohan di Indonesia, Disdukcapil Wajo Layani Identitas Kependudukan Digital

Sulsel

Kadishub Makassar Sambut Kunjungan Wali Kota Munafri

Sulsel

BIN Gencarkan Vaksinasi Terhadap Masyarakat Kabupaten Luwu Timur

Sulsel

546 Kepala Daerah Akan Kunjungi Lorong Wisata pada Puncak Hari Otonomi Daerah 29 April

Sulsel

Wali Kota Danny Pomanto Sampaikan Ranperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2024

Sulsel

Bupati Barru Serahkan 38 SK CPNS Baru, 18 Tenaga Kesehatan dan 20 Tenaga Teknis