Home / Sulsel

Kamis, 1 September 2022 - 19:23 WIB

Makassar Menuju Zero Kumuh, Danny Pomanto Ground Breaking Program RISE di Untia

Komitmen Pemkot Makassar - Australia mengentaskan Kawasan kumuh di Timur Kota dibuktikan melalui ground breaking peletakan batu pertama program RISE di Untia, Kamis (01/09/2022).

Komitmen Pemkot Makassar - Australia mengentaskan Kawasan kumuh di Timur Kota dibuktikan melalui ground breaking peletakan batu pertama program RISE di Untia, Kamis (01/09/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pengentasan kawasan kumuh lewat program Revitalising Informal Settlement and their Environment (RISE) di Kota Makassar terus digenjot.

Setelah program RISE sukses berjalan di Kelurahan Batua Kecamatan Manggala sejak 2017, program ini kemudian berlanjut di kawasan timur kota.

Program kerja sama Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT) ini menyasar Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar.

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Australia mengentaskan kawasan kumuh di timur kota dibuktikan melalui ground breaking pelatakan batu pertama program RISE di Untia, Kamis (01/09/2022).

Pelatakan batu pertama dilakukan oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Konjen Australia di Makassar Bronwyn Robbins dan Wakil Direktur RISE Diego Ramirez dari Monash University.

Turut hadir Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan (PPW Sulsel) Ahmad Asiri dan Direktur Kemitraan RISE dari Universitas Hasanuddin Ansariadi.

Danny Pomanto menyebut ada beberapa hal yang menjadi intervensi dalam program RISE. Mulai dari perbaikan infrastruktur saluran drainase, sanitasi, dan air bersih.

“Intervensi itu lewat teknologi, jadi yang kurang baik itu kita buat menjadi lebih baik dan dampaknya itu kita kita teliti juga apakah berguna atau tidak,” kata Danny.

Ia menyampaikan ada lima titik yang menjadi lokasi program RISE di Kota Makassar. Dua diantaranya sementara berjalan, yakni di Kelurahan Batua dan Untia.

Pemerintah Australia memberikan dukungan dana hibah sebesar AUD Rp4 juta melalui KIAT kepada Monash University bekerja sama Pemkot Makassar dan Universitas Hasanuddin untuk program RISE.

“Sebagai lokasi terpilih kita berharap program ini bida meningkatkan kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan,” tuturnya.

Diketahui program RISE hanya dijalankan di dua kota di dunia. Yakni Kota Makassar Indonesia dan Fiji di Suva.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Drum Corps Makassar dan Tari Butta Kalabbirangku Tampil Memukau di HUT Kota Makassar ke-417

Asahan

Surya BSc Ikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan

Sulsel

Komitmen Makassar Wujudkan Low Carbon City, Pemkot Makassar Gandeng Kota Yokohama, Jepang

Sulsel

DPRD Makassar Tetapkan Appi – Aliyah Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Terpilih 2025 – 2030

Sulsel

Rembuk Stunting, Wujud Komitmen Bersama Tangani Stunting di Sulsel

Sulsel

Non Stop Service, Meski Libur Panjang Pegawai PDAM Makassar Tetap Lakukan Pelayanan

Sulsel

Kota Makassar Masuk Daftar Best Place to Invest Majalah Fortune Indonesia

Sulsel

Apresiasi Penghargaan Pajak Daerah 2023, Bupati Wajo Sampaikan Terima Kasih Ke Pejuang PAD