Home / Wajo

Senin, 13 September 2021 - 14:57 WIB

Rehabilitasi Rumah Adat Atakkae, Bupati Wajo Sampaikan Terima Kasih ke AIA dan Kementerian PUPR

Bupati Wajo, H. H. Amran Mahmud, telah menerima audiensi dan meninjau langsung kondisi rumah adat Atakkae bersama tenaga ahli Dapil Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri, Senin (13/9/2021).

Bupati Wajo, H. H. Amran Mahmud, telah menerima audiensi dan meninjau langsung kondisi rumah adat Atakkae bersama tenaga ahli Dapil Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri, Senin (13/9/2021).

LINTASCELEBES.COM WAJO — Rumah adat Atakkae di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, akan menjalani rehabilitasi. Rumah adat yang berlokasi di Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, itu menjadi perhatian untuk pengembangan sektor pariwisata.

Terkait rencana ini, Bupati Wajo, Amran Mahmud, telah menerima audiensi dan meninjau langsung kondisi rumah adat Atakkae bersama tenaga ahli Dapil Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri, Senin (13/9/2021).

Pada kesempatan itu Amran Mahmud menyampaikan terima kasihnya kepada AIA dan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) atas rencana perbaikan dan pemeliharaan rumah adat Atakkae. Menurutnya, AIA adalah salah seorang putra daerah yang sangat peduli dengan pembangunan di Wajo.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo menyampaikan terima kasih kepada Andi Iwan Aras, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo. Termasuk untuk rencana renovasi rumah adat Atakkae ini atas permintaan dan lobi beliau ke Kementerian PUPR,” ujar Amran Mahmud.

Amran Mahmud pun berharap kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menyiapkan kelengkapan dan syarat yang diminta agar pelaksanaan renovasi rumah adat Atakkae bisa segera berjalan.

“Rehabilitasi kawasan Rumah Adat Atakkae menjadi penting dan menjadi salah satu perhatian kami mengingat hal tersebut bisa mendukung pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Wajo. Saya minta kepada kepala OPD terkait untuk bekerja sama dan segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan agar program ini segera berjalan,” pinta Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga menjelaskan pariwisata bisa ikut mengembangkan sektor perekonomian lainnya. “Apalagi selama pandemi ini, hanya beberapa sektor perekonomian kita menurun produktivitasnya. Kita berharap dengan pengembangan sektor wisata ini bisa mendukung dan menggerakkan sektor perekonomian masyarakat kita yang lain sehingga program pemulihan ekonomi bisa terus berjalan,” ucapnya.

Turut mendampingi Amran Mahmud, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah.

Untuk diketahui, sejumlah perhatian yang diberikan AIA untuk Wajo, di antaranya, terus memperjuangkan hadirnya water treatment plant di Wajo. Baru-baru ini, AIA bersama Menteri PUPR meninjau dan meminta untuk diperhatikan bendung gerak serta meminta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang untuk pembersihan aliran Sungai Bila, serta beberapa bantuan lainnya. (res)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Wajo

Sosialisasi Perda Kepemudaan dan Pembangunan Pedesaan, ATL Berharap Peran Pemuda dalam Membangun Perekonomian

Wajo

Pemkab Asahan Mengadakan Pelatihan Khusus Bagi Penyandang Disabilitas

Wajo

Waspada Bencana Alam, Amran Mahmud Minta PMR-PMI Siapkan Relawan Sejak Dini

Wajo

Bersama Rektor dan Wakil Rektor, Bupati Wajo Lepas Keberangkatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Uniprima Sengkang

Wajo

Pasar Murah Pemprov Sulsel di Bone Diserbu Warga, Strategi Kendalikan Inflasi

Wajo

Bupati Wajo Harapkan Siswa Miliki Semangat Berprestasi

Wajo

Cegah Penyebaran Covid 19, Samsat Wajo Sosialisasi Prokes 3M di Ruang Pelayanan

Wajo

Gandeng UIT, YLBH Bhakti Keadilan Gelar Penyuluhan Bantuan Hukum Gratis di 10 Kelurahan