Home / Wajo

Kamis, 21 Januari 2021 - 07:28 WIB

Kadinkes Wajo Harapkan Adanya Aturan Pembatasan Acara yang Menimbulkan Kerumunan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Dr. drg Hj. Armin M.Kes

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Dr. drg Hj. Armin M.Kes

LINTASCELEBES.COM WAJO — Penyebaran Virus Corona semakin masif. Bahkan yang terpapar di Kabupaten Wajo semakin bertambah. Dari bulan April 2020 sampai Januari 2021, bulan Desember paling tinggi penyebarannya yaitu 182 kasus.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Dr. drg Hj. Armin M.Kes di kantor DPRD Wajo. Dia mengeluhkan banyaknya masyarakat yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

“Penyebaran kasus Corona, tertinggi pada bulan Desember, yaitu 182 kasus, dan ini berasal dari klaster keluarga,” jelasnya, Selasa 19 Januari 2020, di Kantor DPRD Wajo.

Mantan Direktur RSUD Siwa ini menjelaskan, data Covid- di Wajo, yaitu, terkonfirmasi sebanyak 633 orang, 83 orang menjalani isolasi, 19 orang dalam perawatan di Rumah Sakit, 521 dinyatakan sembuh, dan 10 orang meninggal dunia.

Sebaran paling tinggi berada di Kecamatan Tempe. Kabupaten Wajo saat itu, berada pada zona orange.

“Semua kabupaten dan kota di Sulsel berada dalam zona orange, kecuali Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Enrekang,” ujarnya.

Katanya, potensi penyebaran Covid- 19 untuk Kabupaten Wajo adalah 1,13 artinya satu orang bisa menularkan 2 orang, dalam 100 orang bisa menularkan 23 orang.

Melihat dari potensi penyebarannya, drg. Armin mengharapkan adanya aturan pembatasan jam operasional dan membatasi acara yang menimbulkan kerumunan.

“Perlu ada pembatasan jam operasional, karena inilah yang memicu terjadinya penyebaran Virus Corona,” harapnya.

Selain hal-hal tersebut, DR. Armin juga mengeluhkan, belum adanya tenaga pemulasaran jenasah Covid- 19 di Wajo, serta adanya perilaku masyarakat terkonfirmasi positif yang menolak dirujuk ke Makassar.

“Kita belum punya tenaga pemulasaran jenasah, sehingga jika ada yang meninggal, kita harus meminta bantuan dari Kabupaten tetangga untuk mengurus jenasah Covid- 19,” ujarnya.(man-gus)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Meski Sudah Ada Vaksin, 3M dan 3T Tetap Perlu Dilakukan Sebagai Upaya Pencegahan Utama

Advertorial

Bupati Wajo Inginkan Seluruh Aparat Desa Terdaftar BPJS

Advertorial

Bupati Wajo Resmikan Sallo Hotel

Wajo

Dihadiri Dandim 1406/Wajo, Masjid At-taubah Salurkan Satunan kepada 800 Anak Yatim dan Dhuafa

Advertorial

Bupati Wajo Salurkan Bantuan ke Warga Miskin se-Kecamatan Tempe

Wajo

RT/RW Terpilih, Jangan Tinggalkan yang Kalah—Pesan Sejuk dari Wali Kota Makassar

Advertorial

Amran Mahmud: Penyemprotan Padi dengan Drone, Bisa Efisienkan Waktu

Advertorial

Pemkab Wajo Luncurkan Program Pakkaja dan Paggalung Maradeka, Ribuan Pekerja Bakal Diberi Jaminan Sosial