Home / Advertorial / Daerah / DPRD / Wajo

Senin, 2 Desember 2019 - 20:43 WIB

Reses di Amessangeng, Wakil Ketua I DPRD Wajo Firmansyah Perkesi Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

LINTASCELEBES.COM WAJO — Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Wajo, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo kembali melakukan Reses. Wakil Ketua I DPRD Wajo, Firmasyah Perkesi menggelar reses di Amesangeng Kelurahan Maaddukelleng, Kecamatan Tempe, Senin 2 November 2019.

Firmansyah Perkesi mengungkapkan kalau masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat.

Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD. Setiap tiga bulan, anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan,”katanya.

Masyarakat yang hadir sangat antusias mengikuti reses politisi asal Partai Gerindra tersebut. Berbagai permasalahan diutarakan masyarakat. Mulai dari drainase, lampu jalan, bantuan usaha hingga masalah sampah.

Dia pun berjanji semua aspirasi yang diungkapkan masyarakat akan ditindak lanjuti saat rapat bersama OPD terkait. “Insya Allah saya akan perjuangkan aspirasi ini. Seperti lampu jalan tenaga surya sudah pernah saya usulkan,” ujarnya.

Dalam reses Firmansyah kali ini, ikut hadir perwakilan dari PU, Perkimta, PSDA, dan Lurah Maddukelleng. (Advertorial)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Doa Bersama Sambut Hari Jadi Wajo Ke-623, Amran Mahmud Harap Terus Lahir Generasi Qur’ani

Wajo

Hadiri Wisuda Tahfizh Qur’an Yayasan Al Furqan, Andi Seto Asapa : Sejalan Dengan Program Unggulan Pemkab

Advertorial

Hari Ini, 15 Anggota DPRD Wajo Jalani Vaksinasi Covid 19

Wajo

Konsumsi Kunyit Campur Temulawak, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan

Advertorial

Kembalikan Kejayaan Sutera, Pemprov Akan Backup Pemkab Wajo

Wajo

Bekali Materi Puluhan Staf, Dirum PDAM Makassar: Pentingnya Integritas Dalam Bekerja

Wajo

Peringatan Hari Bela Negara, Amran Mahmud Ajak Generasi Muda Berperan Aktif

Wajo

Jamaah dan Petugas TPHD yang Sudah Berhaji Kena Biaya Visa Rp 7 Juta