Home / Daerah

Rabu, 4 September 2019 - 21:34 WIB

Kementerian Pertahanan RI Sosialisasi Bela Negara di Mamuju

LINTASCELEBES.COM MAMUJU — Untuk membangkitkan semangat Nasionalisme sekaligus membekali Suberdaya manusia (SDM) yang berjiwa Nasionalis, Kementrian Pertahanan RI Direktorat Jendral Potensi Pertahanan melaksanakan Ssosialisasi dan evaluasi kegiatan Bela Negara lingkup pemukiman di Kabupaten Mamuju.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Matos selama 2 hari (Rabu dan Kamis Tanggal 4 s/d 5 September 2019) di hadiri Oleh Asisten I Bidang Pemerintahan pemkab Mamuju Drs. H.Tonga, serta Kepala Sub Bagian Direktorat Jenderal Lingkungan dan Pemukiman Bela Negara, Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Dra. Endang Purwaningsih, Msi, serta Kasi Materi Subdit Lingkim dit Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, Letkol Arh Drs. Firdaus, MM.

Ratusan peserta hadir yang terdiri dari Tokoh Adat, Tokoh Forum kerukunan Ummat Beragama, Tokoh Budaya, pemuda dan pemerhati perempuan.

Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Endang Purwaningsih mengatakan, dengan pelatihan bela negara diharapkan dapat membangun kesadaran setiap warga negara untuk mengambil peran sesuai dengan bidang profesi masing-masing dalam upaya mempertahankan keutuhan bangsa dan negara.

Dia menjelaskan, saat ini dengan kemajuan teknologi informasi, tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks ancamannya tidak lagi sebatas militer konfensional tapi lebih banyak non militer yang menyerang alam fikiran dan berefek luar biasa fundamental dan dapat merusak pola fikir manusia, karenanya dipandang penting membekali semua warga negara dengan pelatihan bela negara agar semua elemen dapat tetap berpegang teguh pada prinsip bela Negara demi keutuhan Negara Republik Indonesia.

Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Mamuju Tonga mengatakan, sangat mengapresiasi atas adanya pelaksanaan sosialisasi bela negara di Mamuju. Menurutnya hal itu penting dilakukan mengingat posisi strategis wilayah ibu kota Sulbar, terlebih kemajuan daerah yang terus dinamis dari aspek telekomunikasi maupun sarana transportasi, yang sangat rentan menjadi ruang masuknya pengaruh-pengaruh buruk yang dapat saja menimbulkan disintegrasi.(hms-sury)

Editor : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Polisi

Mengkonter Berbagai Macam Isu Negatif, Satintelkam Polres Wajo Jalin Silaturahmi Bersama Sejumlah Ormas

Wajo

Kadisperkim jadi Pemateri Sospeda No. 4 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Sampah

Wajo

Camat Maniangpajo Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke-77

Wajo

Pj Gubernur Sulsel Minta TPID Stabilkan Harga Sejumlah Komoditi di Malili

Wajo

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dua Amran (III), Ransang Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pembangunan Infrastruktur

Wajo

Badan Narkotika Wajo Segera Terbentuk, Bupati Perkuat Sinergitas dengan BNN Berantas Narkoba

Wajo

Awali Tahun dengan Prestasi, Adnan Serahkan Penghargaan Kepada 34 Kepala Desa di Gowa

Advertorial

Semarakkan HUT RI ke-76, Pemkab Wajo Percantik Taman dan Tugu dengan Dekorasi Bendera Merah Putih