Home / Pendidikan / Sulsel

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:36 WIB

PPK Ormawa UKM KPI Unhas Hadirkan Ahli Kementan pada Pelatihan Pabbura Mannennungeng

Komitmen mendorong pertanian berkelanjutan terus diwujudkan Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin melalui pelaksanaan pelatihan Pabbura Mannennungeng yang berlangsung di Aula P4S Lamellong, Desa Kajaolaliddong, Selasa (7/7/2026)

Komitmen mendorong pertanian berkelanjutan terus diwujudkan Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin melalui pelaksanaan pelatihan Pabbura Mannennungeng yang berlangsung di Aula P4S Lamellong, Desa Kajaolaliddong, Selasa (7/7/2026)

LINTASCELEBES.COM BONE — Komitmen mendorong pertanian berkelanjutan terus diwujudkan Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin melalui pelaksanaan pelatihan Pabbura Mannennungeng yang berlangsung di Aula P4S Lamellong, Desa Kajaolaliddong, Selasa (7/7/2026). Pada kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari Abrahan, S.ST., M.Si., praktisi dan penyuluh pertanian berpengalaman di bidang pengelolaan limbah pertanian dan peternakan.

Pabbura merupakan salah satu program dalam inovasi Smart Hydro Loop yang mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan melalui pendekatan Integrated Crop-Livestock Systems (ICLS). Program ini mengedepankan pemanfaatan limbah jerami dan kotoran ternak menjadi pupuk organik serta silase sebagai solusi ramah lingkungan yang mampu meningkatkan efisiensi usaha tani.

Dengan pengalaman sebagai Penyuluh Pertanian Ahli Madya Kementerian Pertanian RI, Asesor Kompetensi LSP Pertanian, Instruktur Ternak Organik, dan dosen luar biasa POLBANGTAN Gowa, Abrahan membagikan pengetahuan sekaligus pengalaman lapangan kepada para peserta.

Materi yang disampaikan diperkaya dengan praktik penggunaan Tumbling Composter, pembuatan silase dari jerami, serta penyusunan kompos bokashi berbahan limbah peternakan.
Menurut Abrahan, limbah pertanian dan peternakan memiliki potensi ekonomi apabila dikelola dengan teknologi yang tepat. Ia mengapresiasi Program Mannennungeng karena dinilai mampu memperkenalkan inovasi sederhana yang mudah diterapkan oleh masyarakat.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelompok tani dan peternak binaan. Sementara itu, Burhanuddin selaku Ketua P4S Lamellong mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan limbah yang selama ini belum dimaksimalkan.

Melalui kegiatan ini, Tim Mannennungeng berharap masyarakat mampu mengembangkan sistem pertanian yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia.(rls)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Danny Dampingi Kepala BNN Sulsel Kunjungi Longwis Bara-Baraya

Sulsel

Didampingi Andi Sudirman Tinjau Produk Kerajinan, Menparekraf: Produk Sulsel Luar Biasa

Sulsel

Dukung Tugas Pokok TNI, Kodim 1406/Wajo Genjot Latihan Rutin Pencak Silat Militer

Sulsel

Tepat Waktu, Pemkab Wajo Serahkan Dokumen LKPD Unaudited TA 2025 untuk Diaudit BPK

Sulsel

Momentum Sumpah Pemuda, Ratusan Pemuda dari Asosiasi Pemerhati Lingkungan Bhakti Sosial Bersihkan Sampah

Sulsel

Bupati Suardi Saleh dan Kapolres AKBP Yudha Kunjungi Gedung Polres

Sulsel

Disperin Makassar Hadirkan Booth Kerajinan dan Makanan di F8 2024

Sulsel

DPRD Wajo Siap Perjuangkan Relokasi RSUD Siwa Akibat Banjir Berulang