Home / Sulsel

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:58 WIB

Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin  menghadiri peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kota Makassar 2026 di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman, Minggu (7/6/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kota Makassar 2026 di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman, Minggu (7/6/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya memperkuat upaya pengendalian tembakau demi melindungi generasi muda dari paparan nikotin.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman, saat menghadiri peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kota Makassar Tahun 2026, Minggu (7/6/2026).

Adapun peringatan tersebut digelar oleh Hasanuddin Center for Tobacco Control and NCD Prevention (Hasanuddin Contact) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

“Alhamdulillah, pagi hari ini kita hadir bersama-sama untuk memperingati Hari Tembakau Sedunia,” katanya.

Munafri menyampaikan Pemerintah Kota Makassar terus berupaya memperbaiki regulasi untuk memastikan generasi muda terlindungi dari paparan nikotin dan asap rokok.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar terus mendukung berbagai kebijakan pengendalian tembakau. Termasuk kebijakan pelarangan penjualan rokok secara ketengan yang telah diatur pemerintah pusat.

“Kami dari pemerintah kota memang sangat peduli dan apalagi terakhir ini ada peraturan Presiden yang sudah melarang penjualan rokok secara ketengan,” katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan regulasi yang lebih kuat yang akan terimplementasi sebagai bagian dari peta jalan menuju Makassar bebas rokok.

Ia juga mendorong perubahan perilaku bagi masyarakat membutuhkan proses panjang. Sehingga diperlukan langkah-langkah konkret yang dilakukan secara konsisten.

“Kita harus membuat perencanaan yang baik karena ini adalah merubah habit. Ini butuh proses yang panjang sehingga kita harus membuat langkah-langkah yang kuat untuk memastikan road map, bebas rokok,” ujarnya.

Untuk itu, Munafri juga mengajak masyarakat memulai perubahan dari lingkungan keluarga dan diri sendiri, mengingat bahaya rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

“Rokok ini tidak hanya berbahaya kepada diri sendiri, tapi juga berbahaya kepada lingkungan dan orang yang ada di sekitar kita,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Hasanuddin Contact, Ridwan Amiruddin, mengatakan peringatan HTTS Kota Makassar 2026 merupakan bagian dari upaya pendampingan untuk mengawal Kota Makassar menjadi kota layak anak, kota sehat, dan kota yang aman

Pendampingan tersebut, lanjutnya diwujudkan melalui kolaborasi bersama seluruh pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas Kota Makassar.

“Acara ini sebagai suatu upaya pendampingan Hasanuddin Contact dalam mengawal kota Makassar menjadi kota layak anak, kota sehat, kota yang aman,” ujarnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jembatan Lama Pacongkang Rawan Roboh, Pemprov Sulsel Hadirkan yang Baru dengan Konstruksi Lengkung Baja

Advertorial

Cooling System Jelang Pemilu 2024 Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Hadiri Jalan Sehat

Pendidikan

Achi Soleman Dampingi Wali Kota Makassar MoU Bersama Putera Sampoerna Foundation

Sulsel

BRI Cabang Sengkang Perkuat Mitigasi Risiko Lewat Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Banjir

Sulsel

Pemkot Makassar Matangkan IGS 2026, Targetkan Investasi Global dari 49 Negara

Sulsel

Adnan Minta Pengurus YJI Gowa Rutin Lakukan Edukasi Kesehatan Jantung ke Masyarakat

Advertorial

Ketua DPRD Makassar Gelar Sosperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Sulsel

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Wabup Pangkep: Saatnya Pemuda Lebih Inovatif dan Kreatif