Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 4 Mei 2026 - 13:19 WIB

Pecahkan Rekor Indonesia, Wajo Peringati Hardiknas 2026 Serentak di 1.000 Lokasi

Dipimpin oleh Wakil Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin, upacara yang digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini berhasil mencetak rekor Indonesia melalui pelaksanaan upacara berpakaian adat dan senam massal secara serentak di 1.000 titik, Senin (4/5/2026)

Dipimpin oleh Wakil Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin, upacara yang digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini berhasil mencetak rekor Indonesia melalui pelaksanaan upacara berpakaian adat dan senam massal secara serentak di 1.000 titik, Senin (4/5/2026)

LINTASCELEBES.COM WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo mengukir sejarah baru pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Dipimpin oleh Wakil Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin, upacara yang digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini berhasil mencetak rekor Indonesia melalui pelaksanaan upacara berpakaian adat dan senam massal secara serentak di 1.000 titik, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat namun semarak ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda lengkap, mulai dari Ketua DPRD Wajo, Dandim 1406/Wajo, Kapolres Wajo, Kajari, hingga Sekretaris Daerah Wajo, Armayani. Ribuan peserta yang terdiri dari tenaga pendidik dan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara dengan mengenakan busana adat daerah.

Dalam sambutannya, dr. Baso Rahmanuddin menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Wajo. Ia menekankan pentingnya menghidupkan semangat Tut Wuri Handayani warisan Ki Hajar Dewantara dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Tahun ini kita menyajikan Hardiknas dengan cara yang berbeda dan bermakna. Melalui gerakan serentak di 1.000 lokasi, kita ingin menanamkan rasa cinta budaya lokal sekaligus membangun karakter positif anak bangsa sejak usia dini,” ungkap dr. Baso.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wajo, Drs. H. Alamsyah, menambahkan bahwa pelaksanaan Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia yang dilakukan secara serentak merupakan langkah nyata dalam membentuk kedisiplinan dan semangat gotong royong siswa.

“Sesuai tema Hardiknas 2026, ‘Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu’, kita ingin menciptakan gerakan yang berdampak. Pakaian adat adalah cara kita mengajarkan anak-anak menghargai warisan leluhur, sementara senam tersebut menanamkan nilai disiplin dan kebersihan,” jelas H. Alamsyah.

Pencapaian rekor Indonesia ini menjadi bukti solidnya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Wajo, sekaligus mempromosikan kearifan lokal ke kancah nasional.(Humas Didikbud Wajo)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Penerima Beasiswa Pammase Wajo Juara 2 Karya Tulis Ilmiah MTQ XXXI Tingkat Sulsel

Sulsel

Meski Bukan Warganya, Kades Madello Ikhlas Hibahkan Tanah ke Korban Kebakaran Homebase

Sulsel

Bima Arya: Damkarmat Makassar Salah Satu yang Terbaik di Indonesia

Sulsel

Tekan Laka Lantas, Sat Lantas Polres Wajo Sosialisasikan Tertib Berlalulintas kepada Pengemudi Truck dan Bus

Sulsel

Perkuat Sinergitas Lintas Sektoral, Koramil Pitumpanua Gelar Patroli Gabungan Cipta Kondisi

Sulsel

Rakor Pembangunan Koperasi Merah Putih, Dandim Wajo: Ini Langkah Strategis untuk Kemandirian Ekonomi

Sulsel

Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah

Sulsel

Kebut Vaksinasi, Muspida-Puskesmas Watang Pulu Sepakat Gelar Vaksinasi Tiga Titik Setiap Hari Titik Setiap Hari