Home / Sulsel

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:16 WIB

Wali Kota Makassar Dorong Kader IMM Berdaya, Garap Dua Lorong Urban Farming

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin  membuka Darul Arqam Madya (DAM) Pelatihan Instruktur Dasar (PID) Pengurus Cabang (PC) IMM Kota Makassar di Pusdiklat Unismuh Makassar, Minggu (29/03/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin membuka Darul Arqam Madya (DAM) Pelatihan Instruktur Dasar (PID) Pengurus Cabang (PC) IMM Kota Makassar di Pusdiklat Unismuh Makassar, Minggu (29/03/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat melalui program konkret berbasis kebutuhan lokal, seperti urban farming hingga pengelolaan sampah.

Arahan tersebut disampaikan Munafri saat membuka Darul Arqam Madya (DAM) Pelatihan Instruktur Dasar (PID) Pengurus Cabang (PC) IMM Kota Makassar di Pusdiklat Unismuh Makassar, Minggu (29/03/2026).

Munafri menekankan, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori kepemimpinan di ruang kelas, tetapi harus mampu membaca peluang dan mengimplementasikannya langsung di tengah masyarakat.

Salah satu peluang yang ia contohkan adalah tingginya kebutuhan pangan, khususnya telur dan ayam di Kota Makassar, yang dapat dijawab melalui program urban farming berbasis lorong.

“Mahasiswa harus menjadi motor penggerak. Caranya bagaimana? Lihat peluang. Hari ini harga telur di Makassar tinggi sekali, ini peluang besar yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia bahkan menantang kader IMM untuk membina minimal dua lorong sebagai percontohan, dengan program “satu lorong satu kandang” yang terintegrasi dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kota Makassar, kata wali kota yang akrab disapa Appi ini, siap memberikan dukungan infrastruktur serta pendampingan melalui dinas terkait.

“Kalau satu lorong saja kita bisa gerakkan, membuat satu kandang ayam, ini bisa jadi percontohan bahwa anak muda mampu memberi dampak langsung ke masyarakat,” tegasnya.

Selain sektor peternakan, Appi juga mendorong pengembangan budidaya ikan dengan metode sederhana seperti penggunaan drum atau wadah terbatas yang mudah diterapkan di wilayah perkotaan.

Appi menggaris bawahi bahwa keterbatasan lahan tidak boleh menjadi hambatan untuk berinovasi, melainkan peluang untuk menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat urban.

“Sekarang orang tidak harus punya empang luas. Pakai drum, pakai wadah sederhana, itu sudah bisa. Tinggal bagaimana kita melihat pasarnya yang sebenarnya sangat terbuka,” tambahnya.

Lebih jauh, Appi menjelaskan isu strategis ekoteologi dan pengelolaan sampah sebagai tantangan utama Kota Makassar. Ia mengungkapkan komitmen pemerintah untuk mentransformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dari sistem open dumping menjadi sanitary landfill.

Serta mengembangkan proyek waste to energy sebagai bagian dari solusi jangka panjang terhadap produksi sampah yang mencapai lebih dari 1.000 ton per hari.

“Kita akan ubah sistem TPA dari open dumping menjadi sanitary landfill, lalu kita dorong ke tahap berikutnya, waste to energy, bagaimana sampah bisa jadi listrik,” jelasnya.

Ia menegaskan, persoalan kebersihan harus menjadi kesadaran kolektif, karena menjadi fondasi utama pembangunan kota. Menurutnya, kota yang bersih akan membuka peluang investasi, sementara lingkungan yang kotor justru memicu berbagai persoalan kesehatan dan infrastruktur.

Appi menegaskan Pemerintah Kota Makassar membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya antara pemuda IMM dalam menjalankan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Ia berharap setelah proses pengkaderan, para kader IMM dapat mengambil langkah awal untuk menciptakan sebuah gerakan pemberdayaan.

“Pikir dulu kegiatannya, pastikan bisa jalan. Lalu mulai saja dulu, karena yang tersulit adalah memulai,” tutupnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Legislator PKB Amshar Andi Timbang Reses di Desa Pasaka, Hadirkan 7 OPD

Sulsel

Kabid PSDK Dinkes Makassar Dampingi Aliyah Mustika Ilham Resmikan Malaysia Healthcare Expo 2025

Sulsel

Wali Kota Munafri dan Wawali Aliyah Saksikan Penyembelihan Hewan Kurban Pemkot Makassar

Sulsel

Jadi Lokasi Khusus Visitasi PKN TK II LAN Makassar, Kadisdag Arlin Sampaikan Hal ini

Sulsel

Program Sapa Warga Kompas TV, Kadis Kominfo Serahkan Set Box

Sulsel

Ketua HIPMI Wajo Yakin Kepemimpinan Andi Amar Ma’ruf Membawa HIPMI Sulsel Semakin Barjaya

Sulsel

Serap Aspirasi Warga, Anggota Komisi I DPRD Wajo Amran Gelar Reses di Desa Tua

Sulsel

Dipercaya Kemensos RI, Kota Makassar Masuk 40 Daerah Pilot Project Digitalisasi Bansos