Home / Sulsel

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:49 WIB

Wali Kota Makassar Tekankan Standarisasi Layanan dan Keselamatan Transportasi

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rapat bersama Pengelola Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, yang dihadiri Perumda Terminal Makassar Metro, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta SKPD Pemerintah Kota Makassar, Kamis (05/3/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rapat bersama Pengelola Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, yang dihadiri Perumda Terminal Makassar Metro, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta SKPD Pemerintah Kota Makassar, Kamis (05/3/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan layanan transportasi dan keselamatan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat memimpin rapat bersama Pengelola Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, yang turut dihadiri Perumda Terminal Makassar Metro, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta SKPD Pemerintah Kota Makassa terkait, Kamis (05/3/2026).

Munafri mengingatkan bahwa puncak arus mudik dan arus balik akan terjadi pada hari-hari terakhir menjelang Idulfitri. Olehnya, antisipasi dini harus dilakukan, termasuk penguatan komunikasi teknis antarinstansi agar setiap kendala dapat segera direspons.

Munafri menyampaikan peningkatan intensitas mobilitas masyarakat tersebut membutuhkan kerja kolektif dan sinergi antarinstansi, khususnya dalam memastikan standar keselamatan transportasi berjalan optimal.

“Selalu saya tekankan bahwa ini peak-nya akan sangat tinggi menuju hari-hari terakhir menjelang Hari Raya Idulfitri dan arus balik yang akan kita perhatikan,” tegasnya.

Munafri menekankan pentingnya penerapan standar operasional, termasuk pelaksanaan ramp check kendaraan secara konsisten sesuai ketentuan. Ia menegaskan standarisasi keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.

Untuk itu, Munafri meminta koordinasi diperkuat dalam penerapan seluruh protokol prosedur secara disiplin. Menurutnya, kelalaian terhadap prosedur keselamatan berpotensi menimbulkan konsekuensi bersama.

Ia juga mendorong sosialisasi yang lebih masif terhadap tantangan yang berpotensi timbul seperti over dimension over loading/ transportasi penumpang berlebih, kondisi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, hingga keberadaan terminal-terminal bayangan yang beroperasi di luar pengawasan resmi.

Munafri meminta tim gabungan yang terbentuk nantinya segera dapat bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan pengaturan jadwal yang terkoordinasi.

“Fungsi protokol kita harus dimaksimalkan. Mulai hari ini kita harus mulai menjalankan tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya komitmen layanan publik sebab masyarakat hanya akan melihat output pelayanan transportasi yang diterima dan tidak akan peduli kompleksitas koordinasi pemerintah.

“Masyarakat tidak peduli dengan proses internal kita. Urusan kita adalah memastikan protokol keselamatan mudik ini berjalan dengan baik, khususnya di terminal yang ada di Kota Makassar,” pungkasnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Wisuda Santri Tahfidz Qur’an, Amran Mahmud Sebut Pertumbuhan Pondok Tahfdiz di Wajo Bertumbuh Pesat

Sulsel

Bupati bersama Ketua TP PKK Barru Hadiri Penyerahan Bantuan Bencana Banjir dari Kemensos RI

Sulsel

PDAM Makassar Bagikan Daging Kurban, Dirut Hamzah: Bentuk Kepedulian Kami ke Sesama

Sulsel

Andi Muhammad Arsjad Resmi Dilantik Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel

Sulsel

Upaya Stabilitasi Harga Bahan Pokok Beras, Disdag Makassar Gelar Operasi Pasar Khusus

Sulsel

Dinkes Kota Makassar Gelar Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Sejumlah Rumah Makan

Sulsel

Jokowi Resmikan MNP, Danny: Makassar Akan Jadi Pemain Ekonomi Global

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Minta Kejaksaan Kawal Tahapan Pemilu dan Pilkada