Home / Sulsel

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:17 WIB

Dari Motor Roda Tiga hingga BPJS, Makassar Wujudkan Kepedulian di HDI 2025

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025, yang digelar di Pelataran Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (14/12/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025, yang digelar di Pelataran Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (14/12/2025).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, kembali menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai kota yang ramah, setara, dan terbuka bagi semua kalangan tanpa terkecuali.

Termasuk bagi penyandang disabilitas yang memiliki hak, potensi, serta ruang yang sama untuk berkarya dan berdaya.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025, yang digelar di Pelataran Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (14/12/2025).

Dengan mengusung tema “Setara Berkarya, Berdaya, Tanpa Batas” , kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan tekad bersama dalam membangun Kota Makassar yang inklusif dan Manusiawi.

Di mana pemenuhan hak dan kebutuhan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan pembangunan.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Sosial Kota Makassar dan melibatkan berbagai komunitas serta kelompok difabel berkebutuhan khusus se-Kota Makassar. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, bersama para pegiat dan pendamping disabilitas.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, melalui peringatan hari disabilitas internasional ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga tentang menghadirkan keadilan sosial, kesetaraan, dan ruang partisipasi bagi seluruh warganya.

“Tekad kami untuk membangun kota yang inklusif ini sudah ada dan masuk dalam visi-misi Pemerintah Kota. Tugas kami sebagai pemerintah adalah melengkapi dan menyempurnakan seluruh kebutuhan saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” jelas munafri.

Appi mengatakan, bahwa pembangunan kota yang inklusif menjadi keharusan dan indikator utama sebuah kota yang nyaman serta ramah bagi seluruh warganya, termasuk penyandang disabilitas.

Salah satu ukurannya adalah tersedianya fasilitas publik yang mudah diakses dan mampu menciptakan ruang kota yang ramah bagi semua kalangan tanpa diskriminasi.

Menurut Munafri, komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan kota inklusif telah dituangkan secara jelas dalam visi dan misi pembangunan daerah.

Hal ini dijadikan sebagai pedoman dan cita-cita bersama agar Kota Makassar ke depan tidak lagi membeda-bedakan masyarakat berdasarkan kondisi fisik maupun keterbatasan lainnya.

“Ini memang bukan pekerjaan yang mudah, tetapi jika tidak kita mulai, maka tidak akan pernah ada perubahan dalam tatanan kota ini,” tegas Munafri.

Ia menambahkan, pembangunan yang inklusif merupakan tanggung jawab negara dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah kota berupaya merespons kebutuhan penyandang disabilitas secara nyata agar mereka dapat hidup, beraktivitas, dan menikmati seluruh fasilitas kota secara bersama-sama.

“Masih banyak hal yang harus kita ubah, banyak hal yang harus kita pelajari, dan banyak hal yang harus kita perbaiki. Namun saya berkomitmen bahwa kegiatan Hari Disabilitas Internasional hari ini bukan sekadar seremoni sesaat,” tuturnya.

“Ini adalah kegiatan pertama dan insya Allah akan menjadi momentum yang kita peringati bersama setiap tahun,” sambung orang nomor satu Kota Makassar ini.

Pria yang akrab disapa Appi ini berharap, peringatan Hari Disabilitas Internasional ke depan dapat dilaksanakan dengan skala yang lebih besar dan lebih meriah, serta melibatkan lebih banyak penyandang disabilitas di Kota Makassar.

Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap kelompok disabilitas.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut menyampaikan bahwa proses pemberdayaan penyandang disabilitas akan terus mendapat dukungan dari seluruh perangkat daerah.

Salah satunya melalui upaya Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar yang telah membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di lingkup Pemerintah Kota Makassar melalui skema Perjanjian Jasa Lainny.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Wajo Dorong Penguatan Sinergi dengan DPR RI untuk Penegakan Hukum Daerah

Sulsel

Ini Himbauan Bupati Barru Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Sulsel

TNI dan Masyarakat Bersinergi, Bersihkan Pantai Siwa dari Sampah

Sulsel

Tinjau Bendungan Jenelata, Pj Gubernur Bahtiar Pastikan PSN di Sulsel Tanpa Hambatan

Sulsel

Di Hadapan Wapres, Gubernur Sulsel Ulas Pengembangan Sutera Wajo Saat Pembukaan Muktamar As’adiyah

Advertorial

Ini Sederet Capaian Kabupaten Wajo di 4 Tahun Kepemimpinan Amran Mahmud-Amran

Sulsel

Pergantian Tahun 2022/2023, Gubernur Sulsel: Empati dan Doa Untuk Korban Belum Ditemukan, Jangan Euforia

Sulsel

Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Danny Pomanto Terima 2 Penghargaan