Home / Sulsel

Senin, 1 Desember 2025 - 09:32 WIB

Apel Gelar Pasukan Kodim 1406/Wajo, Pastikan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto melakukan pengecekan peralatan SAR siaga bencana, termasuk perahu karet, pelampung, tali penyelamat, alat komunikasi, dan kendaraan operasional

Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto melakukan pengecekan peralatan SAR siaga bencana, termasuk perahu karet, pelampung, tali penyelamat, alat komunikasi, dan kendaraan operasional

LINTASCELEBES.COM WAJO — Komando Distrik Militer (Kodim) 1406/Wajo menggelar Apel Gelar Pasukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana dilapangan Makodim Wajo, Senin (1/12/2025).

Giat yang dipimpin dipimpin langsung Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1406 Wajo, Letkol Inf. Harianto,  sebagai langkah strategis memastikan kesiapan TNI dalam menghadapi potensi bencana, khususnya banjir yang kerap mengancam wilayah Wajo saat intensitas hujan meningkat.

Apel gelar pasukan ini juga diisi dengan pengecekan peralatan SAR siaga bencana, termasuk perahu karet, pelampung, alat komunikasi, dan kendaraan operasional.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur pendukung penanganan bencana, mulai dari kesiapan peralatan komunikasi, kendaraan operasional, alat evakuasi, hingga perlengkapan Search and Rescue (SAR).

Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf Harianto menegaskan bahwa pengecekan ini penting dilakukan mengingat perkembangan kondisi cuaca di berbagai daerah.

”Apel gelar pasukan ini untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Ia menyebut curah hujan tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan dan beberapa daerah di Sumatera, menjadi peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kita melihat situasi akhir-akhir ini, bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga saudara-saudara kita di Sumatera yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi. Karena itu, kita harus memastikan kesiapsiagaan di wilayah kita,” kata Dandim 1406/Wajo.

Menurut Harianto, Kabupaten Wajo memiliki kecenderungan risiko banjir yang lebih dominan dibanding bencana lain seperti tanah longsor. Karena itu, pengecekan terhadap prasarana penanganan banjir menjadi prioritas.

“Kita siapkan kemampuan personel dan perlengkapannya. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, TNI harus menjadi yang terdepan. Itu sudah menjadi perintah pimpinan dan menjadi bagian dari tugas pengabdian kita,” tambahnya.

Harianto juga meminta seluruh jajaran untuk segera melaporkan kondisi lapangan apabila terjadi perkembangan yang berpotensi mengancam keselamatan warga. Ia menegaskan bahwa respon cepat menjadi kunci dalam penanganan bencana.

Dengan pemeriksaan ini, Kodim 1406/Wajo siap bergerak cepat ketika terjadi situasi darurat, sekaligus memperkuat koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait lainnya dalam upaya mitigasi bencana di Wajo.(r)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Target Pertahankan Program Kampung Iklim 2022, Ini yang Dilakukan DLH Wajo

Sulsel

Babinsa Kodim 1406 Wajo Bantu Warga Bongkar Rumah Tak Layak Huni di Kelurahan Mattirotappareng

Sulsel

Ketua TP PKK Sinjai Dorong Pengrajin Terus Berkreasi Tingkatkan Nilai Jual Produk

Advertorial

Wajo Terapkan WFH Seminggu Sekali, ASN Tetap Wajib Jumat Bersih

Sulsel

Malam Lepas Sambut Kapolres Wajo, Bupati Tegaskan Kolaborasi Kunci Stabilitas Daerah

Sulsel

Wali Kota Makassar Simak Perjalanan Pembangunan Kota Singapura, Tantangan dan Implementasi

Sulsel

Penanaman Sejuta Pohon, Bupati Wajo Sebut Beri Nilai Ekonomi Masyarakat

Sulsel

Dukung F8, PDAM Kota Makassar Benahi Keran Air Langsung Minum di Anjungan Pantai Losari