Home / Sulsel

Selasa, 8 Juli 2025 - 21:46 WIB

Stadion Untia Mulai Digarap, Munafri Pastikan Progres Sesuai Rencana Program MULIA

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin,  memberi keterangan pers terkait Pembangunan Stadion Untia di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (8/7/2025) malam

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberi keterangan pers terkait Pembangunan Stadion Untia di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (8/7/2025) malam

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Pemerintah Kota Makassar terus memacu progres pembangunan Stadion Untia, salah satu program prioritas era kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah).

Stadion yang akan berdiri di lahan seluas 6,3 hektare itu digadang menjadi fasilitas olahraga representatif untuk masyarakat sekaligus ikon baru Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan optimisme bahwa proyek ini sudah berjalan sesuai jadwal. Apalagi sekarang tahapaan sudah on progress.

“Stadion Untia ini, insya Allah mulai jalan di dalam proses perencanaan untuk membuat perencanaan hingga master plan,” jelas Munafri, di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (8/7/2025) malam.

Penyusunan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan sebagai dasar utama perencanaan. Menurut Munafri, karena ini proyek pemerintah yang terbungkus dalam berbagai aturan, setiap tahap harus tuntas sebelum lanjut.

“Mudah-mudahan secepatnya kita bisa mulai penyusunan feasibility study (FS) supaya tahapan selanjutnya bisa langsung bergerak di tahun depan. Karena ini proyek pemerintah yang terbungkus dalam berbagai aturan,” jelasnya.

Adapun tahapan awal pembangunan Stadion Untia di tahun 2025. Penyusunan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan sebagai dasar utama perencanaan.

Penyusunan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Penyusunan Master Plan dan tata ruang stadion. Serta koordinasi lintas dinas, termasuk Dinas Tata Ruang dan Dinas Perizinan untuk memastikan kepatuhan regulasi.

Kemudian konstruksi fisik, penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang menjadi acuan gambar teknis pembangunan.

Munafri menyebutkan, dokumen FS ditargetkan rampung dalam tahun ini agar seluruh proses penimbunan dan perizinan bisa mulai di awal akhirn2025 atau awal 2026.

“FS ini harus jadi dulu, supaya ada start-nya. Kalau sudah lengkap, baru bisa masuk tahap konstruksi,” jelasnya.

Terkait skema pembiayaan fleksibel. Pemkot Makassar membuka peluang menggunakan dua skema, yakni melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun investasi pihak ketiga.

“Pakai APBD tidak menutup kemungkinan, tapi di tengah jalan ada juga peluang investor yang ingin masuk. Kita masih menunggu itu. Tetapi kalau kita hanya menunggu hal yang belum pasti, maka ini tetap kita jalankan sebagai proyek pemerintah,” terang Munafri.

Ia menegaskan, Pembangunan Stadion Untia merupakan satu dari tujuh program unggulan Appi-Aliyah yang terangkum dalam visi besar MULIA (Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).

Stadion ini diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga, ruang interaksi publik, dan penggerak perekonomian lokal.

“Ini bukan hanya soal bangunan, tapi komitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif bagi warga Makassar,” tandas Munafri.

Pemkot Makassar menargetkan tahapan awal proyek dapat dimulai secara fisik pada semester pertama 2026, setelah seluruh dokumen perencanaan dan perizinan tuntas.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Ojol Day Pemkot Makassar, Gojek Apresiasi Program Wali Kota Hadirkan Spesial Promo

Sulsel

Kadishub Makassar Dampingi Wali Kota Munafri Sambangi Kantor Kemenhub

Sulsel

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Dampingi Indira Jusuf Ismail Lepas Peserta Run to End TB di CPI

Sulsel

Danny Pomanto: Masjid Hj Sitti Mang Milik Das’ad Latif Menginsipirasi Banyak Orang

Sulsel

Persunting Putri Owner Zamzam Al Ikhlas, Akad Nikah Putra Bupati Wajo Disaksikan Lintas Tokoh

Sulsel

Hasnah Syam Serahkan Motor Dinas ke Bidan Desa Bacu-bacu

Sulsel

Hardiknas 2026: Munafri-Aliyah Hadirkan Program Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan

Sulsel

Fenomena Pak Ogah Jadi Soroton Publik, Dosen Sosiologi Sebut Ini Tugas Pemerintah