Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 14 April 2025 - 13:37 WIB

Reses di Desa Pakkana, Amran Ab Dai Serap Aspirasi dan Jelaskan Kondisi Keuangan Daerah

Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran Ab Dai, menggelar reses masa persidangan II pada 14 April 2025 di Desa Pakkana

Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran Ab Dai, menggelar reses masa persidangan II pada 14 April 2025 di Desa Pakkana

LINTASCELEBES.COM WAJO — Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran Ab Dai, menggelar reses masa persidangan II di Desa Pakkana Senin (14/04/2025). Dalam kegiatan ini, Amran menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang mencakup kebutuhan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

Mengawali kegiatan, Amran menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan keluhan dan harapan mereka.

“Saya perlu sampaikan bahwa dalam reses ini saya berharap semua permasalahan dapat tersampaikan agar bisa saya catat dan tuangkan dalam laporan reses. Jadi silakan disampaikan semua,” ujar Amran di hadapan warga yang hadir.

Selain mendengar aspirasi, Amran juga memanfaatkan momen reses untuk memberikan penjelasan terkait kondisi aktual perencanaan pembangunan dan keuangan daerah Kabupaten Wajo. Ia mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah daerah telah menyelesaikan tahapan Musrenbang untuk Tahun Anggaran 2026 dan akan segera memasuki pembahasan KUA-PPAS.

“Kita sudah selesai melaksanakan Musrenbang untuk TA 2026, dan akan masuk ke agenda pembahasan KUA dan PPAS. Namun saat ini kita menghadapi efisiensi anggaran, sehingga pemerintah mulai menyesuaikan sejak awal tahun. Kemungkinan APBD Perubahan 2025 juga akan dibahas lebih cepat sesuai arahan Permendagri. Harapannya semua proses ini tetap berjalan dengan mempertimbangkan kepentingan dan keberpihakan kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amran memaparkan tantangan kondisi fiskal daerah yang masih terbatas akibat tingginya belanja pegawai dan belanja barang/jasa, sementara pendapatan daerah belum optimal.

“Kita dorong pemerintah untuk melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan. Jangan hanya sibuk belanja, tapi lupa mencari pemasukan. Pemerintah harus pandai mengatur cash flow-nya. DPRD akan terus mengawasi agar belanja daerah lebih efisien dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap orientasi belanja daerah agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Belanja daerah masih perlu banyak evaluasi. Harus dikawal agar orientasi perencanaan benar-benar berdasarkan kepentingan rakyat, bukan untuk keuntungan kelompok tertentu,” tambahnya.

Menutup kegiatan reses, Amran menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika masih ada keterbatasan dalam pemenuhan aspirasi. Namun ia menegaskan komitmennya bersama seluruh anggota DPRD lainnya untuk terus berjuang demi kepentingan rakyat.

“Saya memohon maaf jika masih banyak kekurangan dan belum bisa berbuat banyak untuk masyarakat. Tapi saya pastikan kami tetap berjuang. Saya bersama 39 anggota DPRD lainnya terus berupaya sebaik mungkin,” pungkasnya.(R)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Camat Ujung Tanah Kunjungi Kelurahan Tabaringan Pantau Vaksinasi 100 Persen

Sulsel

Harkitnas ke 114, Kadiskominfo Makassar Ajak Masyarakat Bangkit Bersama Dari Pandemi

Sulsel

Safari Ramadhan Malam ke-7, Camat Bontoala Minta Warga Dukung Program Pemerintah Kota

Sulsel

Munafri Arifuddin Lepas Kick Off Liga Mulia Ramadan 2025

Sulsel

Kadis Sosial Sinjai: 5.600 Data DTKS Tidak Valid

Sulsel

Kapolres Wajo Turun Langsung Pantau Kamtibmas, Sambangi Sejumlah Lokasi di Pitumpanua dan Keera

Sulsel

Naik Peringkat, Makassar Masuk Tiga Besar Kota Terbaik Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Advertorial

Pemkab Ajukan Ranperda Terkait Pajak-Retribusi dan Pengelolaan Pasar ke DPRD Wajo