Home / Sulsel

Rabu, 15 Mei 2024 - 21:33 WIB

DPRD Makassar Puji Kinerja Bapenda Selalu Tampil dengan Banyak Terobosan

DPRD Makassar memuji kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar dinilai selalu tampil dengan banyak terobosan

DPRD Makassar memuji kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar dinilai selalu tampil dengan banyak terobosan

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Melalui terobosan dan Inovasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar di Apresiasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar Rabu, 15 Mei 2024.

DPRD Makassar memuji kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar dinilai selalu tampil dengan banyak terobosan.

Ia juga memuji Bapenda yang tidak menaikkan pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk rumah kelas menengah ke bawah. “Ya saya kira itu bentuk keberpihakan pada rakyat. Kita memang terus mendorong Bapenda agar melakukan terobosan yang bisa dinikmati masyarakat,” ujar Ketua DPRD Makassas Rudianto Lallo, 15 Mei 2024.

Berdasarkan instruksi Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Kata Kepala Bapenda Makassar Firman Pagarra, bahwa PBB harus pro terhadap rakyat.

Firman mengatakan dengan dasar itu, PBB tidak terjadi kenaikan untuk rumah menengah ke bawah.

PBB pro rakyat juga menjadi kebijakan pemerintah pusat karena itu Bapenda Makassar akan terus berupaya agar tidak terjadi kenaikan.Bapenda hanya akan melakukan pemutakhiran untuk wilayah-wilayah komersil.

Menurutnya, banyak perumahan-perumahan komersial di Makassar yang perlu dilakukan penyesuaian untuk tarif PBB-nya.
“Yang kita akan sasar komplek komersial baru dan yang ada di jalan poros, itu kita naikkan (tarif PBBnya),” tegasnya.

Kenaikan tarif PBB tersebut akan efektif dilakukan tahun ini.rencananya Bapenda menarget kenaikan 30 persen untuk memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada tahun 2022 lalu, PAD yang bersumber dari PBB menyentuh angka 90 persen dari target Rp270 miliar.

Tahun ini Bapenda menaikkan target PBB hingga Rp328 miliar. Kendati demikian masih ada warga Makassar yang belum patuh membayar PBB-nya. “Masih ada 10 persen di 2022 yang belum selesaikan kewajibannya, mereka tentu kena denda 2 persen per bulan,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar Fuad Arfandi menyampaikan pemutakhiran data digital PBB menjadi strategi dan inovasi untuk mengejar target PAD.

Bapenda telah melakukan pemutakhiran di Kecamatan Tamalate dan Manggala pada tahun lalu. Dari pemutakhiran itu, terdapat kenaikan data NJOP cukup signifikan, Tamalate 46 persen, dan Manggala 58 persen.”Tahun ini kita akan menyasar Biringkanaya dan Tamalanrea.(Adv)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Drum Corps Makassar dan Tari Butta Kalabbirangku Tampil Memukau di HUT Kota Makassar ke-417

Sulsel

Bupati Gowa Harap Bawaslu Terus Kawal Proses Pilkada Serentak Dengan Damai

Sulsel

Legislator Kasrudi Tekankan Pelayanan Kesehatan Penting Bagi Masyarakat Kota Makassar

Advertorial

PIA DPRD Wajo Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Sulsel

Jubir Covid 19 Makassar: Ancaman Pandemi Tidak Akan Berpengaruh Besar Jika Masyarakat Jalankan Prokes

Sulsel

H-3 Menuju Expo 2026: Tenun Sutera Sengkang Persit Wajo Siap Curi Perhatian di Balai Kartini Jakarta

Sulsel

Hadiri HUT Ke-73 Tahun Polairud, Pj Gubernur Bahtiar Ajak Jaga Perairan Sulsel

Sulsel

Pemerintah Kabupaten Gowa Gelar Vaksinasi Booster