Home / Sulsel

Senin, 1 Juli 2024 - 17:28 WIB

Dinas Kesehatan Makassar Anggarkan Program Kesehatan Sebanyak Rp110 Miliar

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar menganggarkan Program Kesehatan atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak Rp 110 Miliar disalurkan hingga Bulan Desember 2024.

Dana ini akan disalurkan berdasarkan data yang diperoleh dari tiga SKPD yang terlibat seperti Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dan BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, mengatakan bahwa anggaran untuk Program Kesehatan atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kota Makassar tahun ini mencapai Rp110 miliar.

“Kalau terkait anggaran, kami di Dinas Kesehatan Kota Makassar menganggarkan berdasarkan data-data di tiga SKPD yang terlibat, Dinsos, Dukcapil, dan BPJS. Setelah ada Rencana Pembayaran Anggaran (RPA) yang ditandatangani oleh ketiga pihak, kami meluncurkan dananya, kurang lebih sebanyak Rp110 miliar sampai dengan bulan Desember 2024 ini,” jelasnya, Senin (01/07/2024).

Lanjutnya, dr. Ida menyebutkan bahwa jumlah peserta BPJS Kesehatan di Makassar mencapai 228 ribu jiwa. Angka ini berasal dari hasil verifikasi 3 SKPD yang terlibat.

“Intinya, di sini kita adalah bagi penerima bantuan iuran yang sudah diverifikasi oleh Dinsos, Dukcapil, dan BPJS. Jadi, kami selaku pembayar. Ada tanda tangan RPA, kalau sudah ACC bertiga, berarti ini yang wajib dibayarkan oleh Dinas Kesehatan. Itu batasannya kami,” ujarnya.

Ia juga menyebut, pendataan yang dilakukan oleh Dinsos dan Dukcapil telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Hal ini terlihat adanya penurunan nilai bayar yang dilakukan.

“Kalau kemarin itu, kita sudah bagus dalam pendataan. Dari Dukcapil ke Dinsos ada penurunan pembayaran untuk saat ini. Beberapa sudah kita keluarkan,” jelas dr. Ida.

Ia juga mencatat bahwa ada penurunan signifikan dalam jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, berkat validasi data yang lebih baik.

“Jadi ada penurunan jumlah dari sebelumnya, karena validasi data sudah melibatkan Dukcapil juga. Intinya, dengan validasi yang sangat bagus saat ini terjadi penurunan peserta PBI berdasarkan verifikasi Dinsos, Dukcapil, dan BPJS,” katanya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Komisi IV DPRD Wajo Fasilitasi Penyelesaian Polemik Rekrutmen Satpam PT PLN Nusantara Power

Sulsel

Rakor Pendapatan di Bali, Danny Pomanto Wajibkan Semua OPD Kolaborasi Capai Pendapatan Rp 2 Triliun

Sulsel

Pembangunan Gedung Makassar Government Center Siap Dilanjutkan ke Tahap Kedua

Sulsel

Danny Pomanto Bersama Pj Gubernur Sulsel Salat Ied di Masjid Kubah 99

Sulsel

Pemkab Wajo Bagi-Bagi Stiker Anti Korupsi di Peringatan Hari Anti Korupsi

Sulsel

Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Lanskap Pembangunan Sulsel di Dies Natalis UIN Alauddin

Sulsel

Kadisperkim Makassar Terima Kunjungan Tim The Asian Development Bank

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Serukan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otoda 2025