Home / Sulsel

Senin, 18 Maret 2024 - 13:23 WIB

Dinkes Makassar Bersama Tim Gabungan Lintas Sektor Sidak Disejumlah Pasar Tradisional

Tim Gabungan Lintas Sektor melakukan Sidak di Pasar Terong Makassar, Senin (18/03/2024)

Tim Gabungan Lintas Sektor melakukan Sidak di Pasar Terong Makassar, Senin (18/03/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Tim Gabungan Lintas Sektor melakukan inspeksi mendadak (Sidak) sejumlah Pasar Tradisional di Kota Makassar, untuk memastikan bahan makanan berbuka puasa (takjil) tidak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan, Senin (18/03/2024).

Tim yang terdiri atas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Dinas Ketahanan Pangan Makassar, Satpol PP Kota Makassar, Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melakukan uji sampel disejumlah pasar tradisional.

Adapun Pasar Tradisional yang menjadi sasaran sidak hari ini yakni Pasar Terong, Pasar Pamos, Pasar Pa,baeng-baeng, Pasar Pannampu, Pasar Kalimbu, dan Pasar Toddopuli.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makasar, dr. Ahmad Asyarie mengatakan bahwa sidak dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap bahan makanan yang dikonsumsi saat buka puasa dan sahur yang ramai diperdagangkan di bulan puasa ini.

Tim Gabungan Lintas Sektor melakukan Sidak di Pasar Terong Makassar, Senin (18/03/2024)

“Untuk hari ini kami mendatangi enam pasar tradisional dengan menurunkan dua tim. Jadi satu tim menyisir tiga pasar. Selanjutnya kami juga akan melakukan sidak di pasar-pasar modern,”jelasnya.

Menurutnya, kegiatan sidak hari ini dilksanakan dengan tujuan untuk memperoleh makanan dan minuman bermutu dan bergizi bagi warga Kota Makassar.

“Jadi sasarannya berupa makanan dan minuman berupa takjil di Pasar Tradisional dan Modern yang diselenggarakan selama 2 hari, mulai hari ini sampai besok,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya dari Tim Gabungan Lintas Sektor telah melakukan uji sampel terhadap takjil berupa cendol, kolang-kaling, sagu mutiara, mie basah dan nugget. Alhamdulillah, hasilnya untuk boraks, formalin, bahkan nugget pewarna pun negatif.

Dari hasil sidak sementara yang dilakukan hari ini, bahan makanan yang dijual di pasar-pasar tersebut dianggap masih aman karena tidak mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

dr. Ahmad Asyarie juga mengungkapkan bahwa dengan adanya sidak seperti ini membuat para pedagang merasa nyaman untuk menjual karena mutunya sudah standar

“Untuk para pedagang yang ditemukan menjual bahan makanan mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh manusia seperti formalin, boraks, dan metanil yellow, kami akan musnahkan serta menarik dan pedagang akan diberi sanksi pembinaan,” tutupnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Disperkim Kembali Turun Lakukan Pendataan Rumah di Kelurahan Untia

Sulsel

Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi, Gowa Raih Penghargaan Akselarasi Capaian Kinerja Pembangunan

Sulsel

Pjs Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Pentaloka Nasional ADINKES 2024 untuk Implementasi KTR

Sulsel

Danny Pomanto: Makassar Adalah Rumah Kedua IKN sehingga Cocok Berinvestasi

Sulsel

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

Sulsel

Bupati Andi Rosman Hadiri Pembukaan Latsarmil Komcad ASN dan Kades, Perkuat Fondasi Bela Negara di Wajo

Sulsel

Apresiasi Penghargaan Pajak Daerah 2023, Bupati Wajo Sampaikan Terima Kasih Ke Pejuang PAD

Sulsel

Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar