Home / Sulsel

Rabu, 15 November 2023 - 11:26 WIB

Sulsel Siap Penuhi Kebutuhan Pisang Cavendish Nasional Hingga Ekspor

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin berkunjung ke supermarket buah dan sayur, Frestive Sulawesi, di jalan Sulawesi, Selasa (14/11/2023)

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin berkunjung ke supermarket buah dan sayur, Frestive Sulawesi, di jalan Sulawesi, Selasa (14/11/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memastikan kebutuhan dan ketersediaan pangan di masyarakat tersedia, termasuk yang disalurkan melalui pasar modern. Karena itu, ia berkunjung ke supermarket buah dan sayur, Frestive Sulawesi, di Jalan Sulawesi No.91, Pattunuang, Kota Makassar.

Di tempat ini, berbagai jenis buah dan sayur dijual, termasuk dari sentra penghasil, seperti Malino di Kabupaten Gowa.

“Sayur-sayur dan buah-buahan di sini ada yang dari Malino,” kata Bahtiar, Rabu (15/11/2023).

Kunjungan ini dilakukan setelah melakukan peletakan batu pertama untuk bangunan packing house (rumah pengemasan) dan ripening (ruang pematangan) PT. Laris Manis Utama (LMU) di Kawasan Industri Tallasa City, Makassar, untuk mendukung sektor hilir budidaya pisang cavendish yang ada di Sulsel.

Di supermarket buah ini juga dijual pisang cavendish. Harganya sangat bernilai ekonomi tinggi. Sekilo pisang atau sekitar 4 buah ini dijual Rp27.500.

Untuk pisang Cavendish yang beredar di pasar modern saat ini masih didominasi yang berasal dari budidaya Lampung. Sedangkan Sulsel memiliki target menjadi penghasil pisang terbesar di dunia. Saat ini telah tersedia 7.960 hektar berbasis masyarakat, dengan target 500.000 hektar.

“Sekarang bagaimana buah-buahan kita juga bisa ke pasar modern dan dikirim ke seluruh dunia,” kata Bahtiar.

Head of Corporate Operational PT. Laris Manis Utama, Ahmad Rifai, menyebutkan, pihaknya sebagai offtaker, salah satu perusahaan yang akan mendistribusikan pisang cavendish dari Sulsel menilai potensi yang ada sangat besar. Bukan hanya di Indonesia, bahkan di sejumlah negara di dunia, seperti Amerika Serikat masih kekurangan suplai.

“Artinya tidak muluk-muluk. Kalau kita sampaikan tadi, kalau pisang di Sulsel akan kita sebarkan ke seluruh Indonesia. Bahkan akan kita sebarkan ke seluruh dunia. Jadi ini luar biasa untuk (program) Pak Pj Gubernur,” ujarnya.

Direktur PT. Cipta Agri Utama, Rio Erlangga, mengatakan, untuk market lokal sendiri, market sharenya sendiri Rp294,5 triliun untuk buah-buahan. 17 persennya adalah pisang.

“Jadi untuk lokal saja, 17 persen itu sangat besar.  Dan tadi PT. Laris Manis Utama jaringan distribusinya sudah ada 34 cabang nasional dan ke-29 negara. Kami sangat yakin, pisang cavendish di Sulsel yang sementara dibudidayakan, semuanya bisa terserap oleh pasar,” pungkasnya. (*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Camat Ujung Tanah Gelar Senam Sehat Bersama Pj RT/RW dan Warga di Kelurahan Totaka

Sulsel

Wujudkan Makassar Sombere and Smart City, Dinas Kominfo Gelar Monev Perkembangan SPBE

Sulsel

Maksimalkan Potensi Sumber Daya Lokal, Bupati Andi Rosman Terima Investor Gas Bumi

Sulsel

Momen Nuzulul Qur’an, Masjid At-TaubahPasar Sentral Sengkang Bahagiakan Ratusan Anak Yatim

Sulsel

Dispora Gelar Pelatihan Wirausaha dengan Tema “Pemuda Tulang Punggung Penguatan Bisnis”

Sulsel

Pemkot Makassar Pusatkan Salat Idul Adha di Karebosi dan Beberapa Titik di Wilayah Kecamatan

Sulsel

Sambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Wali Kota Danny Buka Lomba Gema Takbir Ramadhan 2022

Sulsel

Danny Tandatangani Kerjasama Bidang Kekayaan Intelektual Bersama Kantor kemenkumham Sulsel